Ibadah 1 JPCC KOKAS 26 April 2015

By: Ps. Alvi Radjagukguk

Dare to loose (Berani kehilangan)

Hai gaes, entah mengapa gua pengen banget ngepost ini… Puji Tuhan, radang gua udah berkurang meski panas gua masih ada! Tapi semoga aja gua sehat besok biar bisa enak jalan-jalan sama kuesioner 🙂

Ok deh…

Gaes, buka Markus 8:34-36 ya..

Ayat itu berbicara mengenai bagaimana mengorbankan diri sendiri. Kalo kita berani berikan diri kita buat orang lain itu, itulah yang buat hidup kita berarti

mungkin ya, kalo gua adalah waktu untuk mendengarkan curhatan orang-orang. Mungkin inilah hal yang bisa gua beri. Gua senang kalo temen gua mempercayakan curhat ke gua, itu berarti dia mempercayakan gua untuk jadi ‘tong sampahnya’ 🙂

Matius 9:17

Kita harus bayar harga untuk bisa level up. Semakin kita selfless, semakin banyak berkat Tuhan.

Trus, gimana sih biar kita bisa selfless (mementingkan kepentingan orang lain lalu diri sendiri)?

  • Available/Tersedia

Yesaya 6:8

Tuhan itu cari orang yang mau, lebih daripada yang mampu. Karena banyak orang yang mampu, belum tentu mau.

Orang yang available, mengerti kalo dia itu bejana Tuhan, dia ga pikirin repot-repot dan khawatir bagaimana tuannya akan memakainya, karena dia tahu tujuannya dibentuk untuk apa, yaitu menyediakan dirinya dan menyaksikan tuannya memakainya.

Availability will brings us to our God-given Purpose

==> Punya kesadaran akan Tuhan, melebihi diri sendiri

Fokus sama Tuhan

Waktu PKL, tepatnya listing hari terakhir yang harusnya pencacahan hari pertama, gua ke gereja dan di situ pendetanya bilang kalo Tuhan akan menyelesaikannya, and then kak lidya ngingetin gua kalo gua harus yakin, ga boleh cemas, kalo Tuhan pasti bantu gua dan kak lidya nyelesain Blok Sensus 001B tugas gua. Everythings gonna be okay. Makasih ya kak, walau kadang sikap kakak jutek, judes, dan aku seperti anak tiri, tapi sebenernya kakak itu baik banget dan lumayan bijaksana.

Gua udah takut, gua terlalu fokus sama diri dan kemampuan gua sendiri (fisik terutama), kalo gua ga bakalan bisa menyelesaikan tugas itu. Sampai gua ditegur, kalo Tuhan Yesus jauh lebih besar daripada setiap tugas, masalah dan penyakit gua dulu yang udah 100% sembuh sekarang (seandainya pun gua masih sakit, gua mau katakan Tuhan itu baik, karena gua yang harusnya udah meninggal sejak lahir karena kesalahan medis, masih bisa hidup 20 tahun dan merasakan kasih Tuhan melalui banyak hal di hidup gua, seperti: Keluarga, teman-teman yang ada di sekitar gua, gua sudah sangat amat teramat beruntung dan bersyukur!). Akhirnya selesailah tugas listing di Blok 001B. Gua dan kak lidya sampe buat video aneh, foto-foto dan di situ gua mengerti, pertolongan Tuhan diberikanNya melalui kak lidya, yang bisa cepat listing dan membantu gua, makasih Tuhan, makasih kak lid 🙂

Amsal 3:6

Ketahui, kenali, dan akui

He will direct, make straight and clear that

Ayo berani kehilangan apa yang nyaman! Mulailah pengalaman baru

Saat ini, gua sedang bingung mau masuk dan ikut pelayanan apa di gereja, kalo singer (bisa-bisa pada kabur orang, suara gua pas-pasan, hanyalah mereka yang menderita gangguan pendengaran yang bilang suara gua bagus, menurut gua), pemusik (ah, cinca! Gua sudah melupakan keyboard sejak SMP -_-, gua juga ga jadi-jadi belajar keyboard dan gitar sama temen gua, dan gua juga ga pede kalo di panggung orangnya, ini beneran, dan ini serius), usher (nah, ini mungkin bisa), jpcc youth (pengen, tapi ga tau caranya gimana), crew Alive Magazine (Nah, ini nih yang paling gua inginkan, serius! Gua pengen nulis dan foto untuk majalah ini. Tapi di sisi lain, gua sadar basic kemampuan gua itu rendah di foto dan nulis, tapi gua pengen belajar)

Waktu gua denger khotbah ini, gua jadi kepikiran untuk Alive Magazine. Tuhan mau orang yang mau, bukan mampu saja. Gua mau Tuhan! Tapi, tolong kasih yang terbaik diantara usher, youth sama magazine ya.

Nah, tadi itu namanya langkah pertama. Orang itu, harus berjalan lagi kan? Ga cukup hanya di langkah pertama  aja.

  • Teachable (Mau dan mudah diajar)

Orang seperti ini adalah orang yang mau dengar-dengaran, dan tidak mudah puas

Lukas 13:30

Jangan keras hati!

Berani bertumbuh!

Orang seperti ini sadar bahwa ada pelajaran hidup setiap hari

Punya orang-orang sekitarnya yang siap untuk menegur, mengingatkan

Orang yang mau berubah

Kita adalah pembelajar seumur hidup dan murid pembaharuan

Gua pernah jadi murid Komsel (Kelompok Sel) di Gereja yang keras kepala sama pemimpin gua, dia bilang A, gua bilang B. Dia ajak komsel, gua pura-pura bilang ke dia kalo sakitlah, yang beginilah, begitulah. ==> Contoh buruk/ Ga teachable

Setelah memulai beberapa langkah, lakukan semuanya itu dengan kasih

  • Love-driven

Didorong oleh kasih

Yakobus 3:16

1 Korintus 13:7-8

“Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuta akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap;

Kasih itu tahan menghadapi segala sesuatu.

Menurut kalian, apa wujud kasih nyata? Yang luar biasa? Mungkin tiap orang punya jawaban masing-masing. Tapi gua punya 3 contoh kasih yang luar biasa.

  1. Kasih Tuhan Yesus di kayu salib untuk menebus dosa kita semua (Karya, kasih terbesar dalam sejarah umat manusia).
  2. Kasih seseorang wanita, sebut saja dia X. Dia masih cukup muda dan sudah mempunyai 1 orang anak laki-laki yang masih SD. Dia hanya menikmati hubungan dalam pernikahannya selama 2 tahun karena suaminya mengalami pengecilan otak dan ga bisa ngapa-ngapain lagi. Ibunya sempat berkata pada wanita X ini, “Kamu kan masih muda, mending kamu cari lagi…” Tapi yang ada? Dia tetap setia merawat suamianya dan mengajar untuk menjadi ‘tulang punggung’ bagi keluarganya. Gua ga ngerti, kalo gua jadi dia, apa bisa gua sekuat itu, dan dia bener-bener mengasihi suaminya dengan tulus.
  3. Contoh inilah yang akhirnya merubah pandangan gua terhadap sesuatu. Kasih itu tahan terhadap segala sesuatu. Ada 1 orang yang sangat gua kagumi di hidup gua, yang waktu khotbah ini bikin gua nangis. Karena di situ, gua sadar bahwa kasih orang ini benar-benar tulus. Dia masih mau menerima pasangannya yang sudah mendua dengan orang lain beserta anaknya. Padahal, dia bisa melakukan hal yang jahat, meninggalkan, menceraikan dlsbnya, di situ gua ingin sekali katakan bahwa orang ini sudah melakukan hal yang tepat dengan mengasihi orang yang menyakiti hatinya. (Bukan suatu hal yang gampang)

Intinya, orang ini percaya kalau orang yang menyakiti hati kita masih bisa diubah oleh Tuhan, bahkan sejahat apapun orang itu.

Gua pernah denger 1 quote, kira-kira gini:

Pembalasan terhadap sikap buruk orang lain pada kita yang paling indah dan luar biasa adalah kasih.

GUA MAU KATAKAN KALO MENGASIHI ORANG YANG MENGASIHI KITA ITU GAMPANG BANGET. TAPI DI SAAT LU SANGGUP UNTUK MENGASIHI ORANG YANG MEMBENCI LU, MENYAKITI HATI LU, ITULAH WUJUD KASIH YANG SEBENERNYA! Ga gampang memang, ngikut Tuhan Yesus itu memang ga ada logikanya, kalo dunia bilang kasihi orang yang mengasihimu saja, Tuhan Yesus bilang kasihi juga orang yang tidak mengasihimu BAHKAN SEPERTI KAMU MENGASIHI DIRIMU SENDIRI.

Karena kalo kita mengasihi, hidup kita bisa berdampak, menjadi inspirasi bagi orang lain, bahkan jawaban bagi orang lain.

Tapi, gua sepertinya belum sepenuhnya mengasihi, 😦

Selamat berjuang ya teman-teman! Tuhan sayang banget sama kalian 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s