Treasure Women Conference 2015

Selamat malam good people. Malam ini saya mau bagiin sesuatu yang saya dapatkan pada tanggal 4-5 September 2015 yang lalu. Saya berkesempatan mengikuti kegiatan tahunan TWC 2015 yang bertemakan “Be The Light!” –Jadilah Terang..

twc ok

Adapun pembicara dari Conference ini ada:

  • Angela Rachmat (Indonesia)
  • Lisa Bevere (USA)
  • Susanna Bigger (New Zealand)
  • Sari Simorangkir (Indonesia)
  • Imelda Fransisca (Indonesia)

Oke, langsung aja ya.

Day 1

Speaker: Lisa Bevere

Setiap kita sedang bertanding.

“The enemies of your soul knew far before you are.”

“You must stop looking back.”è Tuhan menempatkan kita untuk tujuan utama.

Untuk yang ini, saya dan teman saya E sampai senggol-senggolan, soalnya sepertinya saya masih suka ingat hal-hal dulu yang sebenarnya tidak baik untuk terus diingat-ingat, misalnya: Kepahitan sama orang. Ehm, saya pikir udah saatnya buat saya secara pribadi berdamai dengan diri saya sendiri dan mengampuni segala sesuatu yang membuat hati saya seperti ada hambatan, sesuatu yang mengganjal.

Ada 2 hal yang harus kita tahu, yaitu:

  1. Kalo kita orang kristen, kita adalah target.

Christian = Target

  1. You just might be a hero. Kita bisa jadi seorang pahlawan atau kita tidak bisa menjadi seorang pahlawan.

Christianity is a battle , not a dream. So, i have to brave enough to fight.

Kita sudah dipersenjatai oleh Firman, Doa untuk membebaskan tawanan-tawanan.

Jadi, mari kita berdoa untuk kebangunan Rohani. So please, buka Mazmur 10 dan baca ya…

We have an opportunity to be prayer

Berdoalah, supaya kita ditempatkan di tempat strategis di zaman kita

We can  be in our day what the heroes of faith were in their day, but remember at the time they didn’t know they were heroes.

A. W. Tozer

Yakobus 1:2-8

Iman dan Hikmat

Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, –yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit–,maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Saya ingin beri kesaksian secara pribadi dari ayat yang saya tebalkan hurufnya di atas. Saya mengikuti konferensi itu hampir 2 minggu yang lalu dan baru sekarang saya sempat cerita di blog ini. Saya setuju dengan iman, percayakah kamu bahwa

Kadang Tuhan memberi kita ujian, supaya kita lebih sungguh-sungguh denganNya dan level iman kita meningkat.

Waktu saya sakit dulu, saya benar-benar berserah sama Tuhan. Sebab, tidak ada jalan keluar lain selain operasi untuk mengangkat tumor saya. Saya jadi lebih bergantung pada Tuhan. Sebelumnya, hidup saya datar-datar saja. Waktu tantangan cukup berat saya alami, saya sadar bahwa hal itu membuat saya jadi lebih dekat denganNya.

Saat kita tidak tahu harus berbuat apa, Berdoalah!

Anggap sebagai hadiah saat tantangan (baca: kesulitan) itu datang.

Tuhan melihat dan menempatkan kita pada kesulitan dan tidak membiarkan kita lepas dari itu supaya Ia makin kuat dalam kita

Semua yang di belakangmu adalah persiapan untuk yang ada di depanmu.

Mulai ambil janji… Jangan menangis!

Di bawah tekanan, kita harusnya lari ke Tuhan, bukan cerita ke orang dulu…

Tetap di jalanmu! Di bawah tekanan, kita akan menemukan kekuatan seperti apa yang kita miliki…

Bahkan, sebelum kita meminta, Dia sudah menjawab..

Saya jadi ingat akan 1 ayat kesukaan opung saya di Mazmur 6:10

TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima doaku.

Pada saat itu, lisa dan suaminya berencana untuk membagikan buku-buku pada orang-orang yang kurang mampu dan suaminya ingin membagikan 100.000 buku!!! Dan itu, berdasarkan akal manusia, itu sulit terjadi. Tapi, lisa tetap mengikuti pemikiran suaminya dan tidak membatasi imannya, namun lihatlah bukan hanya 100.000 buku yang bisa mereka bagikan, melainkan 270.000 buku!!! Luar biasa Tuhan itu!!!

Dia akan beri jauh lebih baik dari yang kita pikirkan.

Kita adalah wanita-wanita yang punya terang, kebenaran, dan kasih pada musuh kita.

Lisa Bevere


Speaker: Susanna Bigger

Kita perlu belajar untuk melihat hal-hal yang tidak bisa dilihat secara kasat mata.

Matthew 5:14-16 (MSG)

“In prayer there is a connection between what God does and what you do. You can’t get forgiveness from God, for instance, without also forgiving others. If you refuse to do your part, you cut yourself off from God’s part. “When you practice some appetite-denying discipline to better concentrate on God, don’t make a production out of it. It might turn you into a small-time celebrity but it won’t make you a saint.

Saya sangat ditegur oleh ayat yang sudah saya tebalkan di atas. Saya benar-benar tertegur. Masih ada sedikit kepahitan di hati saya pada orang lain yang pernah menyakiti saya.

Pernahkah kita merasa terpojok, mentok?

Yang perlu kita lakukan adalah:

  • Menunggu sampai punya kekuatan yang cukup
  • Mengambil setiap tantangan menjadi pintu terbuka untuk pekerjaanNya yang supernatural. Contohnya saat sedih, tidak ada harapan.

Saya mau kasih kesaksian ya, dulu waktu saya 2 atau 3 tahun, mama saya dioperasi tumor di belakang telinganya, dan dokter memvonisnya akan peka (sulit mendengar) atau bibirnya akan menceng sebelah (seperti orang sakit stroke). Tapi, saat semua vonis itu ada, ketika kita berserah penuh sama Tuhan, dia bekerja, sampai detik ini sudah belasan tahun mama saya dioperasi tidak ada tanda-tanda vonis dokter pada dirinya, dia sehat total. Praise the Lord! (Selagi mengetik ini, saya menangis sambil dengar lagu JPCC Worship-Penyelamatku. Saya ingat ya banyak sekali kebaikan Tuhan yang udah Dia berikan cuma-cuma buat hidup saya. Saya sembuh, mama saya sembuh, penyertaan Tuhan biarpun bapak sudah meninggal dan banyak hal luar biasa yang Ia beri semakin menampar saya yang sering melawan orangtua ini, saya yang masih jauh dari kata baik 😦 )

Deutronomy 8:3 (NKJV)

“So He humbled you, allowed you to hunger, and fed you with manna which you did not know nor did your fathers know, that He might make you know that man shall not live by bread alone; but man lives by every [word] that proceeds from the mouth of the LORD.

Mari belajar dari penguin. Induknya tidak memberi makan atau menyusui anaknya, tapi mencari ikan. Induknya makan ikan itu dimana ikan itu mempunyai sari ikan. Lalu anaknya menaruh paruhnya di paruh induknya untuk mendapat sari ikan. Seperti itulah ibaratnya hubungan kita dengan Tuhan. Kita ada dalam hubungan kasih dengan Tuhan.

Seringkali kita berpikir lebih rendah dari diri kita sendiri, TAPI …

You are more beautiful than you think…

Kita adalah terang yang jauh lebih terang daripada apa yang kita pikir, karena Allah ciptakan kita serupa denganNya.

Bukan karena kebaikan kita, tapi karena hubungan yang kuat dengan Tuhan.

Kitalah terang itu..

Berikut ini ada beberapa ayat yang bisa membantu kita pada saat kita stuck. Baca ya..

1.Mazmur 18:32 (NIV)

2. Mazmur 23:1 (NIRV)

3. 1 Petrus 5:7

4. Ulangan 8:18 (ESV)

5. Yeremia 18:19 (KJV)

6. Exodus 33:19 (NIRV)

7. Mazmur 138:3 (NIRV)

8. Psalm 3:8 (MSG)

9. Psalm 12:5 (NIRV)

Fully depended and connected with God!

Ada seorang pemain biola terkenal bernama Izhak Perlman, ia berlatih 5 jam sehari, dan dia juga akan masuk sebuah ruangan kosong sendirian dan dijaga oleh 2 orang sekaligus, tahukah kamu apa yang ia lakukan? Ia berdoa. Ia berdoa bukan supaya mendapat pujian, tepuk tangan, dan lain-lain. Tapi, Dia berdoa supaya musiknya bisa menyentuh jiwa setiap orang.

Kita semua diciptakan untuk memberi pesan.

Kita adalah terang dan itu membawa dampak, perbedaan.

Kita diciptakan untuk menjadi terang.

Suatu hari, anak laki-laki Susanna akan ujian bahasa Jerman dan ia sudah mempersiapkannya dari kalau tidak salah 1 minggu sebelum ujian. Susanna tahu bahwa sebenarnya anaknya itu payah dalam bahasa jerman, namun ia tidak mengatakan pada anaknya itu bahwa anaknya itu tidak bisa, bahkan ia berpikir jika anaknya mendapat nilai di grade 2,75 itu sudah cukup bagus (grade nilai di sekolah anaknya itu dari yang terburuk sampai yang terbagus adalah 1-6) menurutnya, jadi ia dan anaknya berdoa sebelum anaknya pergi ujian. Tapi, apa hasil yang didapat anaknya? Grade 4,45. Luar biasa Tuhan itu kan? Apa yang kita pikir gak mungkin, itu mungkin bagi Dia..


Speaker: Sari Simorangkir

Hidup di dalam Terang

Ayo baca Matius 24

1 Yohanes 2:17

Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Hidup benar, jadi diri sendiri! Apa adanya!

Saya jadi inget kata-kata di kaos saya, “Be Original. Stay Original!” Hehehe :v 😀

Efesus 5:9

karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,

Ada berbagai reaksi manusia terhadap terang, yaitu:

  • Tidak bereaksi karena tidak mengenal.

Sama nih kayak kita ketemu orang gak dikenal di mall, ya masa kita nyapa?

  • Menolak Terang

Yohanes 1:11

Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.

Yohanes 3:19-20

Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. Sebab barangsiapa berbuat jahat, membenci terang dan tidak datang kepada terang itu, supaya perbuatan-perbuatannya yang jahat itu tidak nampak;

Dosa itu pertama rasanya enak, pada akhirnya membawa pada maut. Sama seperti Narkoba, mulanya enak, tapi ujungnya pada kerusakan otak, bahkan kematian.

  • Menerima terang

Untuk menjadi terang buat orang lain, kita harus mengalami terang itu sendiri dan memilikinya dalam hidup kita.

Siapa Terang itu?

  • Pribadi Yesus Kristus

Yohanes 8:12

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”

Kayak kalo kita mau selfie, kita pasti cari tempat yang terang kan? Bukan yang gak ada cahaya, backlight, ataupun sebagainya.

Saat terang itu ada, maka kehidupan kita tidak akan sama lagi.

Tuhan gak pernah capek…

  • Firman Tuhan

Firman Tuhan itu adalah Perkataan, isi hati Tuhan.

Matius 24:35

Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

Lukas 21:33

Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

Berikut ini adalah sifat dari Firman Tuhan itu sendiri, yaitu:

1.Kekal

Ibrani 10:23

Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.

2. Memisahkan-Menguduskan

Yohanes 17:17

Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

3. Menuntun

2 Timotius 3:16-17

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

4. Menyembuhkan

Mazmur 107:20

disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.

Saya jadi ingat 1 ayat yang jadi kekuatan saya menunggu hasil operasi dulu..

Kisah Para Rasul 3:16

“… Dan kepercayaan pada nama Yesus itu telah memberi kesembuhan kepada orang ini di depan kamu semua.”

  • Orang-orang pilihan Tuhan, orang-orang kudus.

Yohanes 1:5

Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Kejadian 15:5

Lalu TUHAN membawa Abram ke luar serta berfirman: “Coba lihat ke langit, hitunglah bintang-bintang, jika engkau dapat menghitungnya.” Maka firman-Nya kepadanya: “Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu.”

Kisah Para Rasul 16:24

Sesuai dengan perintah itu, kepala penjara memasukkan mereka ke ruang penjara yang paling tengah dan membelenggu kaki mereka dalam pasungan yang kuat.

Yohanes 17:9

Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu

Ada 1 fakta unik, bahwa Tuhan selalu berdoa dan bernyanyi untuk kita.

Matius 26:30

Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.

Yesus adalah yang terbaik dalam hidup kita.


Day 2

Speaker: Angela Rachmat

Matius 5:13-15

“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.”

Sebagai pengikut Kristus, kita tidak hanya menerima keselamatan, tapi juga memberi garam dan terang. Menjadi terang dan membuat sebuah perbedaan.

Ada beberapa tipe orang:

1.Orang-orang yang tersedia.

Orang-orang ini tahu bahwa keberadaannya penting dan dibutuhkan.

2. Orang-orang yang hasratnya tinggi, tapi tidak tahu mau buat apa.

3. Cuek (Tidak peduli)

Orang-orang ini selalu melipat tangannya dan berkata, “Saya sibuk!”

Saya mau cerita lagi secara pribadi, bukan maksud saya untuk membangga-banggakan ibu saya, tapi inilah kenyataannya, begitu sibuknya dia. Menurut saya dia tergolong wanita yang Workaholic kadang. Tapi dia masih mau menyediakan waktunya untuk menemani teman gerejanya pergi beli material untuk usaha bunga papan dan menyediakan rumahnya untuk membantu usaha orang lain. Waktu itu saya bilang ke mama saya, “Ngapain sih repot-repot bantuin?” Lalu mama bilang ke saya, “Kalo kita bisa nolong orang, kenapa gak la?” Astaga mama kan sibuk juga, ntar kalo kecapean gimana? sahut saya dalam hati. Lalu beberapa menit kemudian saya sadar, bener juga ya kata mama…

Waktu gelap, kita tidak bisa melihat apapun, kita tidak bisa berjalan dalam kegelapan.

Yang ada jika kita semakin lama dalam kegelapan, kita akan takut dan resah.

Terang itu digunakan untuk menerangi gelap. Saat gelap, terang itu berfungsi, namun seringkali yang terang kumpul hanya sama yang terang saja.

Don’t be afraid of the dark, but remember that…

Terang itu menghasilkan cahaya, gunanya:

1.Untuk memberi contoh

2. Untuk memberi arah, kehidupan, energi, dan kekuatan

Adapun tujuan kita membuat perbedaan adalah:

Supaya perbedaan yang kita tunjukkan bisa menginspirasi orang lain.

Tawarkan sesuatu yang kita miliki yang lebih bagus kualitasnya daripada yang mereka miliki.

Fokus perbedaan BUKAN melakukan hal-hal yang SPEKTAKULER, TAPI yang PENTING (yang mungkin terlewatkan oleh orang lain).

Bagaimana cara membuat perbedaan?

1.Think about aother people.

  • Pikirkan mengenai orang lain
  • Jangan hanya memenuhi pikiran dengan diri sendiri! (Kayak saya nih, duh aku pengen beli gadget ini, dan bla-bla-bla. Gak boleh gitu ya…)
  • Kita harus memiliki mimpi untuk masa depan dan bawalah orang lain dalam perjalanan hidup kita, karena mimpi kita akan semakin besar ketika kita menggandeng kehidupan banyak orang.

Niat baik dan belas kasih tidak akan melakukan apapun. Harus berbuat!

2. Bagikan hidupmu

Markus 8:34-36

Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka:“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.

Biarkan kehidupanmu menghasilkan buah.

Terus hasilkan buah untuk diri sendiri dan Orang lain. Murah hati.

Berani berkata cukup supaya kita punya ruang untuk berbagi dengan orang lain.

Banyak menabur, banyak menuai.

Baca Amsal 11 ya…

Jangan fokus pada berkat, tapi fokuslah untuk memberi!

Karena berkat mengejar orang yang suka memberi. Okay 😉

3. Mulai dari apa yang ada padamu.

Mulai dengan hal yang sederhana.

4. Jangan sekedar aktif, jadilah Produktif. (Saya ketegur banget ini)

Sibuk belum tentu menghasilkan sesuatu yang berguna.

5. Selesaikan apa yang engkau telah mulai

Penyelesaian itu berbicara mengenai komitmen. Komitmen akan menundukan perasaan.

6. Berani berkata, “Sayalah orangnya.”

Daniel 12:3

Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

Be The Light to express the love of The God. 😉

Kesimpulannya…

We are making the difference when we see the needs  around us and we fill it.

Tuhan tidak mencari orang yang sempurna, tapi yang tersedia!


Speaker: Susanna Bigger

Kita belajar dari Gideon, hidupnya kelihatannya sangat berantakan. Tapi, Tuhan merubah hidupnya…

Hakim-hakim 6:12,14

12. Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman kepadanya, demikian: “TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani.

14. Lalu berpalinglah TUHAN kepadanya dan berfirman: “Pergilah dengan kekuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari cengkeraman orang Midian. Bukankah Aku mengutus engkau!”

Dari sini, kita belajar beberapa hal, yaitu:

1.Tuhan menantang kita untuk percaya atau tidak percaya.

Amsal 31:25

Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan.

2. Gideon perlu menata kembali hidupnya.

Hakim-hakim 6:25-26

Pada malam itu juga TUHAN berfirman kepadanya: “Ambillah seekor lembu jantan kepunyaan ayahmu, yakni lembu jantan yang kedua, berumur tujuh tahun, runtuhkanlah mezbah Baal kepunyaan ayahmu dan tebanglah tiang berhala yang di dekatnya. Kemudian dirikanlah mezbah bagi TUHAN, Allahmu, di atas kubu pertahanan ini dengan disusun baik, lalu ambillah lembu jantan yang kedua dan persembahkanlah korban bakaran dengan kayu tiang berhala yang akan kautebang itu.”

Hebrew 9:22b (NKJV)

dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.

Ada 7 hal yang mengganggu hidup kita, yaitu:

1.Captivated ==> Pikiran yang menawan kita

2. Poor ==> Pola pikir yang miskin

3. Sick ==> Sakit-penyakit

4. Black ==> Hal-hal yang gelap

5. Broken ==> Hal-hal yang gelap

6. Dead ==> Mimpi yang mati

7. Heavy ==> Hal-hal yang membebani

Tapi, ingatlah bahwa Tuhan  sudah menyediakan berkat-berkat yang + dari berbagai gangguan (-) dalam hidup kita.

Ia mengubah Black => White, Sick => Healthy, Poor=> Rich, dst..

Kita harus melepaskan topi miskin (pola pikir yang miskin). Saat kita melepasnya, kita bahkan dikaruniakan mahkota karena kita adalah anak Raja (punya akses langsung dengan Allah)

Runtuhkan kekuatiran dan bangun lagi pengharapan pada Tuhan.

Hakim-hakim 6:34

Pada waktu itu Roh TUHAN menguasai Gideon; ditiupnyalah sangkakala dan orang-orang Abiezer dikerahkan untuk mengikuti dia.

Gideon memenangkan dirinya sendiri, lalu memenangkan di luar dirinya.

Joshua 1:9 (ESV)

Akulah yang membentukmu menjadi berani.

Jadilah berani!


Speaker: Imelda Fransisca

Jangan bandingkan diri kita dengan orang lain, TAPI bandingkanlah diri kita yang dulu dengan yang sekarang.

Know your priority!  Kalo takut, coba! Kita gak pernah tahu kalo kita bisa.

Hey, buat cewek-cewek, masih betah kan baca sharing saya di blog ini?

Nah di sesi ini, Imelda Fransisca bercerita mengenai masalah jodoh. Pasti semangat dong ya! Yak, yang ngantuk cuci muka gih… hehehe 😀 #sambilgosok-gosoktangan :v

Jadi dulu, imelda sempat berpacaran waktu kuliah di amrik sampai balik ke Indonesia sama pacarnya ini. Akhirnya dia bilang ke orangtuanya kalau dia ingin menjalin relasi ke jenjang lebih serius dengan pacarnya ini.Tapi dia keras sama orangtuanya, kira-kira gini nih…

Imelda : “Pokoknya saya harus sama dia, TITIK.”

Ayahnya : “Oke, kalau gitu, kamu pilih dia atau kami orangtuamu.”

Sorry kok kayak sinetron gitu ya, kira-kira gitu isi percakapannya…

Imelda pun membaca Alkitab dan menemukan satu pesan yaitu, “Obey your parents.”

Dia berdoa sama Tuhan dan dapat pesan, “Kalo kamu mau jadi berkat, jadi berkat buat orangtua kamu dulu, baru orang lain. ”

Tuh kan, jadi baper deh :” Saya pernah dekat sama orang yang beda keyakinan sama saya, sekalipun saya tahu begitu baiknya, tapi saya sadar bahwa hubungan antara 2 orang yang beda gak mungkin bisa bersatu karena tidak ada ujung yang jelas. Lebih baik tidak dimulai ya. Itu hanya menyakiti banyak pihak saja. Orangtua saya gak suka, orangtua dia juga pasti gak suka anaknya kalo jadi sama orang yang ‘beda’. Tapi, orangtua itu kan wali Tuhan di dunia ini, jadi saya pilih taat 🙂

Akhirnya imelda pun menyerah dan memutuskan pacarnya yang tidak disetujui oleh orangtuanya itu. Setahun berlalu, ia begitu sibuk bekerja dan ibunya mulai resah akan jodoh anaknya itu.

Time is the best way to kill your pain…

Banyakin kerja

Akhirnya ibunya menjodohkan dia dengan anak temannya. Kata ibunya, “Ituloh kuliah juga di amrik, masih kuliah.” Lalu kata imelda, “Oke, saya mau ..”

Kita gak tahu kapan kita ketemu jodoh.

Jangan malu diajak orangtua kenalan.

Open minded…

Ia pun menuliskan kriteria yang dia mau, saya inget ya kriteria dia tuh:

-Ganteng

-Tinggi

-Pinter

-Mapan

-Jago olahraga

-Bisa main musik.

dst

Tibalah hari pertemuan dengan orang yang dijodohkan dengannya itu, “Ma, kalau orangnya gak ganteng, dalam waktu 30 menit saya akan bilang saya ada urusan penting ya.”

Ternyata orangnya lumayan…

Ganteng? iya, Jago olahraga? Dia anggota tim basket di amrik, Pinter? Iya, kuliahnya kimia gitu…, Mapan? Iya, Tinggi? Iya, Bisa main musik? Bisa.. kalo gak salah keyboardist, trus dia pernah makuin panggung gereja. Dalam hati imelda saat itu, “Yes, you’re my husband…” Sontak saya dan semua orang di ruangan itu pun tertawa. Dan akhirnya mereka pun menikah dan telah dikaruniai 2 orang anak.

Kadang, kita emang harus gagal dulu menjalin relasi, karena Tuhan mau menunjukkan yang terbaik buat kita. Dan orangtua imelda dipakai Tuhan dengan cara tidak menyetujui hubungannya dengan pacarnya yang lama itu.

Nah, topik kali ini lain lagi…

Kalau kita nanti jadi ibu, ayo Invest values in our children!

Bagaimana kita menjalani kehidupan sehari-hari?

Susun Prioritas…

  1. Konsep value yang benar

Roma 12:2

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Untuk tahu prioritas kita, mana yang penting, bikin daftar prioritas kita…

Jadi terang, bukan berarti tidak  pernah berada dalam kegelapan.

Coba aja tanya orang, apa ada yang gak pernah mengalami kegelapan dalam hidupnya? Pasti gak ada..


Speaker: Lisa Bevere

Untuk mendapatkan buku-buku Lisa Bevere, bisa download di cloudlibrary.com

Mulai dengan individu yang ada di depan kita.

Ada sesuatu yang jauh lebih besar dalam hidup kita.

Tidak perlu tergantung dengan kata orang.

Cahaya bicara mengenai sesuatu yang keluar.

Kegigihan seseorang yang bertahan seberat apapun (beriman) Lihat di Hebrews 11:23 (MSG)

By an act of faith, Moses’ parents hid him away for three months after his birth. They saw the child’s beauty, and they braved the king’s decree.

Kalo kita berani menghadapi ketakutan, maka tidak akan ada hal yang perlu kita takutkan lagi.

Wahyu 3:1-3 (MSG)

Write this to Sardis, to the Angel of the church. The One holding the Seven Spirits of God in one hand, a firm grip on the Seven Stars with the other, speaks: “I see right through your work. You have a reputation for vigor and zest, but you’re dead, stone dead. “Up on your feet! Take a deep breath! Maybe there’s life in you yet. But I wouldn’t know it by looking at your busywork; nothing of [God’s] work has been completed. Your condition is desperate. Think of the gift you once had in your hands, the Message you heard with your ears–grasp it again and turn back to God. “If you pull the covers back over your head and sleep on, oblivious to God, I’ll return when you least expect it, break into your life like a thief in the night.

Kehidupan penuh >< Kehidupan sibuk.

Kalo setan tidak bisa menghentikanmu, dia akan mendorongmu untuk larut dalam kesibukan, hingga melupakan Tuhan, keluarga, dll.

Wahyu 3:15-18

“I know you inside and out, and find little to my liking. You’re not cold, you’re not hot–far better to be either cold or hot! You’re stale. You’re stagnant. You make me want to vomit. You brag, ‘I’m rich, I’ve got it made, I need nothing from anyone,’ oblivious that in fact you’re a pitiful, blind beggar, threadbare and homeless. “Here’s what I want you to do: Buy your gold from me, gold that’s been through the refiner’s fire. Then you’ll be rich. Buy your clothes from me, clothes designed in Heaven. You’ve gone around half-naked long enough. And buy medicine for your eyes from me so you can see, really see.

You are blessed for blessing

Wahyu 3:19

Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!

Musuh (baca:iblis) punya strategi yang berlipat kali ganda dan lembur untuk mengalihkan fokus kita pada media sosial dsb.

Kita diciptakan untuk secara intim mendengarkan suara Tuhan.

2 Petrus 3;1,7 (MSG)

1.My dear friends, this is now the second time I’ve written to you, both letters reminders to hold your minds in a state of undistracted attention.

7.The current galaxies and earth are fuel for the final fire. God is poised, ready to speak his word again, ready to give the signal for the judgment and destruction of the desecrating skeptics.

Jadi, siapa yang memegang pikiranmu?

Setan itu pembohong, pengecut saat dia bilang, “Kamu tidak bisa…”. Dia datang untuk mencuri apa yang kita miliki.

Efesus 6:13-18 (MSG)

Be prepared. You’re up against far more than you can handle on your own. Take all the help you can get, every weapon God has issued, so that when it’s all over but the shouting you’ll still be on your feet. Truth, righteousness, peace, faith, and salvation are more than words. Learn how to apply them. You’ll need them throughout your life. God’s Word is an [indispensable] weapon. In the same way, prayer is essential in this ongoing warfare. Pray hard and long. Pray for your brothers and sisters. Keep your eyes open. Keep each other’s spirits up so that no one falls behind or drops out.

Bagaimana membangun kekuatan dalam hidup kita?

Matius 5:44-48 (MSG)

I’m challenging that. I’m telling you to love your enemies. Let them bring out the best in you, not the worst. When someone gives you a hard time, respond with the energies of prayer, for then you are working out of your true selves, your God-created selves. This is what God does. He gives his best–the sun to warm and the rain to nourish–to everyone, regardless: the good and bad, the nice and nasty. If all you do is love the lovable, do you expect a bonus? Anybody can do that. If you simply say hello to those who greet you, do you expect a medal? Any run-of-the-mill sinner does that. “In a word, what I’m saying is, Grow up. You’re kingdom subjects. Now live like it. Live out your God-created identity. Live generously and graciously toward others, the way God lives toward you.

Doa yang kuat, energik akan membangun diri kita yang sesungguhnya.

Seringkali saya merasa terlalu rendah diri, dan dalam konferensi ini saya diingatkan bahwa tidak ada yang mustahil… Semoga sharing ini bisa jadi berkat buat saya, kamu, dan kita semua ya… Oh iya, semoga kita juga bisa jadi terang bagi sekeliling kita.

Ada 1 ayat yang saya suka, saya lupa dimana, seperti ini,

You are the light of the world, like a city on a mountain, glowing in the night for all to see.

KITALAH TERANG ITU.

GBU Non Stop ya!

😉 😉 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s