Ibadah 1 GBI Pulomas 3 Okt

Pembicara: Pak Suryadi
Imamat 25:10 (TB)
Kamu harus menguduskan tahun yang kelima puluh, dan memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itu harus menjadi tahun Yobel bagimu, dan kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan kepada kaumnya.
Ada 1 kebiasaan orang israel di tahun Yobel ini, yaitu tanah yang dibeli harus dikembalikan lagi pada pemilik sebelumnya. Karena tanah ladang itu adalah milik Tuhan.
Tahun Yobel ini mengindikasikan kebebasan dari setiap perbuatan daging, dlsb.
Kita harus menjadi umat yang layak dan mempersiapkan umat yang layak.
Karena tujuan manusia adalah kehidupan di Surga.

Wahyu 22:11 (TB)
Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!”
Artinya orang punya pilihan untuk terus berbuat jahat atau berbalik dan bertobat.
Dalam kebenaran, ada prosesnya, yaitu: pembenaran, pengudusan dan permuliaan.

Wahyu 3:20 (TB)
Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

1 Korintus 10:1-10
1 Korintus 10:6-8 (TB)
Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat,
dan supaya jangan kita menjadi penyembah-penyembah berhala, sama seperti beberapa orang dari mereka, seperti ada tertulis: “Maka duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.” Janganlah kita melakukan percabulan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga pada satu hari telah tewas dua puluh tiga ribu orang.

Bersungut-sungut itu menghancurkan hidup kita.
Dunia ini sedang berusaha menggagalkan kita untuk ‘masuk ke tanah perjanjian’.
Apa yang mau kita pilih di dalam dunia ini?

Apa yang ditabur dalam pikiran, itulah yang akan tumbuh.
Apa yang keluar dari mulut, keluar dari hati.

Amsal 4:23-27 (TB)
Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu.
Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka.
Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.
Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.

Amsal 18:21 (TB)
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Happy sunday!!! 😀😀😀😄😄😄

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s