Ibadah 1JPCC 11 Oktober 2015

Yeay… minggu ini service di JPCC lagi… Judul khotbah hari ini “Ketakutan atau beriman”
By: Ps. Jeffry Rachmat
Ada juga takut yg memotivasi kita untuk melakukan lebih baik.
Karena takut untuk tidak lulus, dia serius sehingga dia bisa sukses lulus.
Ketakutan yg berlebihan itu:
1. Melumpuhkan
Matius 25:24-25
“Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!”
Seringkali keputusan yang diambil saat kita takut adalah keputusan yang salah.
2. Mematikan potensi dan menghancurkan rencana Tuhan dalam hidup kita.
3. Memperbudak
Roma 8:14-15
“Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”

Mengapa kita takut?
1. Karena kita merasa kita gak mampu untuk menghadapinya.
Padahal perasaan itu belum tentu benar..
Maka datanglah pada Tuhan yang merupakan sumber kekuatan kita…
Lukas 22:44
“Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.”
Yesus itu Tuhan dan manusia pada saat yang bersamaan sehingga wajar kalo Dia tahu bagaimana rasanya takut dan Ia pun bisa menolong kita.
Ibrani 2:18 (TB)
“Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.”
Pada saat Dia takut, Dia sungguh-sungguh berdoa, datang kepada Tuhan.
Lawan kata dari takut bukan berani (mengandalkan kekuatannya sendiri), tapi beriman (mengandalkan Tuhan).
Kalo kita hidup gak mengandalkan Tuhan, maka kita bakal takut.
Yohanes 8:31-32 (TB)
“Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”
Manusia takut karena mereka tidak mengenal kebenaran. Sehingga mereka dihantui oleh ketakutan itu terus-menerus.
Penting untuk mengerti Firman Tuhan karena itu merupakan terang dan pelita bagi kita.
Karena kebanyakan ketakutan kita itu beralasan

Ps. Jeffry mengecek beberapa hal kalo dia lagi takut?
Apakah kita sudah memberi perpuluhan denga baik dan tetap?
Apakah saya sudah menabur benih?
Apakah kerukunan di rumah tangga masih terjaga?
Apakah kerukunan dengan teman-teman pastors masih terjaga?

Ketakutan itu lebih karena tidak percaya diri.
Berdasarkan sebuah penelitian 85% dari ketakutan orang tidak pernah terjadi.
79% dari 15% sisanya memang terjadi tapi tidak seheboh yang dibayangkan.
Jadi, 97% ketakutan kita itu tidak pernah terjadi.
Jujur, saya takut menghadapi tingkat 4, tapi saya pikir saya tidak perlu khawatir, kan ada Tuhan Yesus yang akan memberi kemenangan?😁😊😁😊😃😃😄😄👑👑👑👑

Suasana iman akan mengundang Tuhan dalam hidup kita,
SEBALIKNYA
Suasana takut akan mengundang iblis dalam hidup takut.

Iman adalah frekuensi dimana Tuhan bekerja.
Ketakutan adalah frekuensi dimana iblis bekerja. Karena kita lebih fokus pada masalah daripada pertolongan Tuhan.

So, intinya jangan takut! Percaya saja!
😆😆😆😆😆

Happy sunday!
Gbu non stop ya 😀😀😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s