Ibadah 1 JPCC 1 November 2015

By: Ps. Jeffry Rachmat
Hai… good morning good people…  Nah tema khotbah hari ini adalah..
Janganlah kuatir!
Kayaknya pas nih sama saya yang lagi galau topik skripsi.. hehehe πŸ˜†
Beriman itu membawa terang Firman Tuhan ke dalam gelapnya situasi kita.
Identifikasi ketakutan kita dan bawa kebenaran Firman Tuhan masuk dalam hidup kita.
Ketakutan menghalangi kita untuk melihat pertolongan Tuhan.

Dalam Buku “The End of Stress” by Don Joseph Goewey, Kekhawatiran menyebabkan penyusutan masa otak, menurunkan IQ dan membuat kita gampang terkena kanker, penuaan dini.
Jika kita dapat mengendalikan kekuatiran, kita bisa hidup lebih lama dan lebih sukses. Dan sebenernya kita bisa set otak kita untuk gak khawatir akan masa depan.
Salah 1 cara mengatasi kekuatiran yaitu melepaskan persoalan hari ini dan tidak membawanya pulang ke rumah. Supaya ga membuang kesempatan hari ini.

Yang menarik, Tuhan Yesus udah kasih tahu kita dari 2000 tahun yang lalu.

Matius 6:25
“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

Cara mengatasi kekuatiran:
1. Susun prioritas kita dengan benar

1 Timotius 4:7-9
Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.
Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.
Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya.

Jangan sok sibuk tapi ga baca Alkitab la. Ngomong doang lu..

2. Sadarlah siapa anda di dalam Tuhan

Matius 6:26
Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?

Yohanes 1:12
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;

Semua orang yang menerimaNya di sini bukan semua orang Kristen, tapi semua orang yang percaya pada Tuhan Yesus.

Roma 8:15-16
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”
Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

Matius 7:7-11
“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,
atau memberi ular, jika ia meminta ikan?
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

Tapi, seringkali kita berdoa dengan salah pada Tuhan. Seringkali kita berdoa mengenai jodoh yang kita sosor pada Tuhan, padahal ada yang lebih baik dari Tuhan untuk kita. Hehehe πŸ˜†

Matius 6:27-30
Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,
namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.
Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?

Kita butuh alat yang dapat memutuskan rantai kekuatiran dalam hidup kita. Caranya alihkan pandangan kita.
Tidak lagi memandang pada persoalan, tapi pada kebesaran Tuhan dalam hidup kita.

3. Mulailah mencari Kerajaan Allah dan jangan diam saja.

Matius 6:31-33
Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Roma 14:17
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Yesus adalah The Prince of Peace.

Matius 6:34
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

1 Petrus 5:7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Seringkali Ps.Jeffry bertanya pada temannya,”Kamu dah pernah cek darah belum?” Lalu, temannya menjawab,”Belum..”
“Kenapa? Takut diambil darahnya?”, ujar Ps.Jeffry. “Bukan.. Takut ketahuan kalo ada penyakit..” padahal kalo ketahuan kan bisa segera ditangani, kalo ga ada penyakit juga kan Puji Tuhan.
Bukan hanya itu, seringkali banyak jomblo yang gak berani nembak orang yang dia suka, orang yang dia doain habis-habisan sama Tuhan. Alasannya ga berani, takut ditolak.. Hey, siapa yang tahu hati orang kan?
Ga masalah kali untuk nanya, “Aku ada harapan gak sama kamu?” Wakakak πŸ˜…
Kalo diterima, Puji Tuhan. Kalo gak, yah setidaknya kamu kan tahu gimana perasaan dia ke kamu. Jadi kamu gak perlu lagi mengejar dia. Masih banyak yang lain kali.. hahaha
Begitupun kita, kita seringkali lebih suka untuk masuk dalam area abu-abu daripada tahu kebenaran yang sebenarnya. Kita terlalu banyak takut.

Kalo yang ini saya tambahkan ya..

Yesaya 43:2
Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.

Jujur, saya juga takut karena topik skripsi saya belum fix. Tapi, Tuhan udah kasih saya kesempatan lulus di STIS bahkan dari cadangan kok.. masa sih Dia tidak membantu meluluskan saya?
Burung di udara aja dikasih makan sama Tuhan kan.. jadi saya dan temen-temen yang lagi galau soal topik. Ayuk serahkan semua kekuatiran kita sama Tuhan yang bagiNya perkara sangat kecil untuk memberikan insight, vision pada kita untuk dapat topik.
Semangat.
Selamat hari minggu ya!
Tuhan berkati.
😊😊😊

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s