Natal JPCC 20 Desember 2015

By: Ps.Jeffrey Rachmat
Guys.. Merry Christmas.. O come let us adore Him.. Christ The Lord
Ayo buka Alkitab kita di:

Lukas 1:26-38
Lukas 1:37
“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.”

Kita semua punya angan-angan, punya cita-cita. Maria dan Yusuf pun punya cita-cita, sehingga mereka membawa hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius, melalui pertunangan. Namun, malaikat Tuhan datang membawa rencana yang berbeda bagi mereka.
Maria di dalam kondisi harus memilih.. 1. Menerima atau 2. Menolak rencana malaikat itu.
Akhirnya ia give up her dream dan menerima rencana Tuhan dalam hidupnya. Bahwa mungkin saja yusuf memutuskan dia. (Matius 1:19-25 Yusuf tadinya berniat menceraikan diam-diam, namun tidak jadi karena malaikat Tuhan datang padanya.. akhirnya yusuf mau rencananya diintervensi oleh Tuhan)
Hal ini berbicara mengenai ketaatan.
Ketaatan adalah langkah awal dari bentuk hormat. Namun, tidak mudah..
Ketaatan adalah sebuah bentuk dari iman.

Yesaya 55:8-9
“Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.
Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.”

Tuhan yang ‘repot’ memberitahukan rencanaNya pada manusia.
Kalau kita ikut Tuhan, kita perlu iman.

The spirit behind Christmas is selflessness, obedience, honor, and faith.

intervensi Tuhan selalu memberikan hasil yang jauh lebih baik daripada rencana kita sendiri.

Yohanes 1:10-14
“Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”

Merry Christmas..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s