PJ PMK STIS 15 Januari 2016

By: Bang Febian
Roma 6:15-23
Pilihlah siapa yang akan kamu layani
Setinggi apapun status kita, kita PASTI harus melayani orang lain.
Pilihannya melayani si JAHAT atau melayani TUHAN?
Jika kita memilih yang jahat (dosa), ingat ada beberapa hal yang didatangkan dosa:
– Dosa memimpin kepada perbudakan dan kepada maut
Ingatlah bahwa kita tidak bisa hidup di 2 dunia (sekali-sekali berdosa, sekali-sekali bertobat)
– Itu tidak pernah terpuaskan. Dosa yang 1 akan dilanjutkan oleh dosa-dosa berikutnya. Ini akan membawa pada kedurhakaan yang lebih lagi. (Makin melawan Tuhan)
– Kita akan dipermalukan (tidak memiliki harga diri)
– Kita akan tertipu karena dosa yang menjadi tuanmu, akan memberikan hal-hal yang tidak baik meskipun awalnya terlihat ‘mengenakan’.

Sebaliknya kalo kita sepenuh hati memilih Allah, maka yang akan kita dapatkan adalah:
– Ayat 15. Ini bukan pilihan. Karena harus kita pilih. Lewat studi, pekerjaan, pergaulan kita bisa tunjukkan bahwa semuanya itu kita lakukan sepenuh hati untuk Tuhan.
– Memimpin kepada kebenaran (ayat 16 dan 18). Kebenaran ==> menjadi benar, hidup seperti Allah, sesuai kebenaran Allah. Jadi berikan diri kita menjadi hamba Allah. Jadi jangan setengah-setengah sama Tuhan. Harus sepenuhnya melayani Allah.
– Ayat 17. Kita bisa hidup di bawah standar yang Tuhan tetapkan.
Jangan malas-malasan la.. dah mau kompre nih.. kerja keras! Kerjain tugas sendiri juga.. harus sungguh-sungguh. Okey!
– Kita akan dipimpin bebas dari dosa. Dimampukan melalui Firman.
Dipimpin melalui pengudusan.
– Kita akan dipimpin mendapatkan hidup yang kekal.

Kita sebagai manusia dibentuk untuk melayani Tuhan.
Apa dampak dari hidup yang sudah menerima anugerah Tuhan yang harusnya dah terlihat?
1. Yaitu mati terhadap dosa. Tidak lagi hidup di bawah kuasa dosa.
2. Ayat 15. Kita dibebaskan dari kuasa dosa. Tetapi bukan hidup bebas sesuka hati dengan penebusan dosa dari Tuhan. Kita melayani kebenaran.
Jadi hamba kebenaran.. hambaNya Allah.

Roma 6:14
“Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.”

Kita diminta untuk menentukan pilihan atau menemukan pilihan.
Tuhan itu tidak memaksa, Ia selalu membuat kita dapat memilih.
Tapi yang pasti Ia kehendaki adalah kita memilih Dia, bukan memilih dosa.

God bless you guys..
Never give up to choose the right one. To choose Him (Jesus) cause He has chosen us first.. 😊😊😊

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s