What makes you feel ALIVE?

Coba deh kamu pikir, apa sih yang buat kamu bahagia?

Kalo aku:

  1. Bisa sehat sempurna
  2. Skripsi lancar sempurna kayak jalan tol
  3. Hubungan dengan teman-teman baik-baik saja dan akrab
  4. Uang saku cukup
  5. Banyak yang menyayangi (keluarga, teman-teman)

Tapi, sadar gak kalau semua hal itu semu…

Dulu, waktu SMA saya gak pernah berpikir untuk belajar memahami orang lain. Saya sadar bahwa untuk aplikasikan Firman Tuhan di hidup kita itu tidak gampang. Untuk tetap sukacita disaat kita sedih, itu tidak mudah! Tidak mudah. Untuk bisa mengaplikasikan ‘mengerti musim hidup orang lain’, ini pun sulit…

Jadi, darimana sih kita bisa bahagia sejati?

  1. Sukacita yang abadi kita dapatkan jika kita tidak tergantung pada kondisi yang kita alami. Seringkali, keadaan membuat perasaan hati kita jadi bad mood dan saya akui hal ini masih saya alami sampai saat ini. Namun, mari sama-sama belajar untuk mengontrol perasaan kita agar tidak mudah dikendalikan oleh keadaan yang sering ‘berguncang’ dalam hidup ini.
  2. Ketika kita menjadi diri sendiri. Saat kamu berusaha untuk menjadi orang lain, percayalah kamu gak akan pernah bahagia. Just be yourselves!
  3. Ketika kita berusaha selalu bersyukur dalam segala sesuatu yang terjadi di hidup kita. Sebab Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihiNya. Kadang, saya suka complain sama Tuhan waktu masih kecil (waktu ayah saya dipanggil Bapa di Sorga), “Tuhan, kenapa harus saya yang mengalami ini? Kenapa bapak begitu cepat Engkau panggil?” Hingga akhirnya saya sadar bahwa 1000 kali pun saya mengeluh seperti itu pada Tuhan tidak akan bisa mengembalikan ayah saya untuk bisa hidup bersama saya lagi di dunia. Saya hanya percaya bahwa mungkin kalau bapak saya masih hidup sampai sekarang, saya tidak akan seberjuang ini dalam hidup saya. Mungkin, saya cuma bisa jadi anak manja yang bikin kesal orangtua (ya, mungkin saja…)
  4. Ketika kita memberi. Saya salut sama ibu samping 711 (eh dulunya 711). Saya beberapa bulan ini sering beli makan di situ. Pernah suatu kali, tak sengaja bakwan jagung yang saya beli ketinggalan. Sewaktu di perjalanan pulang, saya pikir jatuh di jalan. Taunya, besoknya ibunya teriak-teriak panggil saya dan mengembalikannya. Padahal bisa saja dia pura-pura tidak tahu. Dan pernah saya lihat dia kasih uang ke pemulung.Saya rasa ibu itu sangat bahagia. Dia tidak berat hati memberi.
  5. Saat kita berjalan dalam janji Tuhan dan tidak berfokus pada masalah kita. Kamu mau harapkan apa kalau dokter bilang bahwa orang yang kamu kasihi akan selamanya cacat total? Kalo kita hanya fokus pada masalah kita, ehm rasa-rasanya tidak akan pernah ada hasilnya. Pas selesai skripsi, harus belajar TKD, eh habis TKD, magang, Prajab, penempatan, dst… Masalah silih berganti datang! Hayo mau lari kemana kita? Ya, jalan satu-satunya ke Tuhan. Mau ke siapa lagi?

Itu sih hal-hal yang menurut saya bisa buat kita bahagia.

Kalau kamu apa? Pikirkan saja ya 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s