Ibadah 1 JPCC 23 Oktober 2016
By: Ps. Jeffry Rachmat

Bagaimana supaya kita menang atas pengaruh yang datang dari luar?
Seseorang bisa dipengaruhi karena kedekatan hati lebih dari kedekatan jarak.
Matius 4:1-11
Setelah berpuasa 40 hari 40 malam, maka datanglah si pencoba itu. Iblis mencobai kita bukan pada saat kita kuat, tetapi saat kita gagal, lemah, tidak kuat, sendirian.
Oleh karena itu, penting untuk tahu kondisi kita apalagi saat kita lemah. Maka, lebih banyaklah berdoa dan bergabung dengan komunitas rohani kita.
Tapi, Yesus menang atas pencobaan itu karena nilai-nilai kehidupan yang Ia pegang sejak kecil yang didasari oleh kebenaran Firman Tuhan.

Apa itu nilai?
Nilai adalah harga yang anda sedia membayarkan.
Nilai adalah apa yang anda perjuangkan.
Nilai menentukan apa yang benar-benar penting bagi anda.
Nilai mengungkapkan apa yang sebenarnya anda inginkan.
Nilai menentukan langkah anda.

Nilai menentukan respon kita.
Kita menang atau kalah karena nilai-nilai yang kita pegang. Kita menjaga kekudusan dengan tidak melakukan hubungan seks di luar pernikahan karena nilai-nilai yang kita pegang.
Maka, kewajiban orangtualah untuk memasukkan nilai-nilai yang penting bagi kehidupan anak-anaknya. Merekalah orang pertama, bukan pengasuh.
Amsal 22:6
Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.
Maka pelayanan Sekolah Minggu dan Youth sangat penting, namun didikan orang tualah yang terpenting bagi anak-anak.
Nilai-nilai yang dimasukkan dari masa kecil inilah yang menentukan bagaimana orang tersebut di masa depan.
Kalo kamu gak bisa menghargai waktu, kamu gak bisa menghargai orangtua.
Ulangan 6:6-12
Nilai harus diajarkan di setiap waktu, setiap keadaan.
Yang paling gampang untuk menanamkan nilai yaitu saat orang itu masih muda.
Nilai menjadi pertahanan yang kuat apalagi didasari Firman Tuhan.
Matius 7:24-27
“Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.
Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya.”

Peganglah nilai-nilai yang disadari Firman Tuhan dengan kuat dalam hidup kita. Happy sunday guys! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s