Ibadah 1 JPCC 12 Februari 2017
By: Ps. Jose Carol

Amsal 13:20
Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.

Pada saat kita merasa benar-benar hidup, kita menjadi sumber kehidupan.

Yohanes 7:38
Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

Kehidupan yang sesungguhnya bukan pada saat kita memiliki segala sesuatu, tetapi saat kita memiliki “Sang Hidup” dalam hidup kita.

Yohanes 7:39

Ada 17 ciri-ciri orang yang hidup. 3 diantaranya adalah:
Yoel 2:28-29
“Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.
Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.
Berbicara:
-Bernubuat
-Mendapat mimpi
-Mendapat penglihatan
Ketiga hal ini berbicara mengenai masa depan.
Nubuatan itu merupakan sesuatu yang belum terjadi dan akan terjadi dan pasti terjadi.
1. Mereka akan selalu melihat masa depan. Penuh dengan visi dan misi.
Maka dari itu pernikahan yang tidak lagi melihat masa depan, pernikahan itu sudah mati jauh sebelum pernikahan itu bercerai. Kematian akan selalu melihat ke masa lampau. Kehidupan akan selalu melihat ke masa depan.
Mazmur 44:25-26
Sebab jiwa kami tertanam dalam debu, tubuh kami terhampar di tanah.
Bersiaplah menolong kami, bebaskanlah kami karena kasih setia-Mu!

Biarkanlah “Sang Hidup” bekerja dalam hidup kita.
Helpless is a condition, but hopeless is a decision. Jangan pernah putus asa dalam hidup kita sebab kita punya Yesus.

2. Mereka selalu passionate. Bersemangat. Bergairah.
Wahyu 2:2-4
Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.
Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.
Jemaat Efesus masih melakukan bisnis seperti semula, namun mereka kehilangan kasih mula-mula.
Cinta kasih, gairah digambarkan dengan api. Kalau kita menyembah Tuhan, itu seperti dupa yang harum kalo apinya masih ada. Makanya, kalau kita bernyanyi tapi tidak dari hati kita, maka itu bukan persembahan yang harum bagi Tuhan.
Amsal 17:22
Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.
Amsal 18:14
Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?
Mazmur 34:18
TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.

3. Berpengharapan. Hopeful.
Ibrani 6:19
Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir,

Kuat ==> Tidak gampang dipatahkan
Aman ==> Tidak tergoyahkan.

Semangat bekerja la. Lihat masa depan yang indah di tempat-tempat baru yang belum pernah kamu kunjungi sebelumnya. Selalu berpengharapan pada Tuhan. Masalah pasti akan selalu ada, tapi Tuhan Yesus akan selalu menjadi sumber kekuatan bagimu la. Jangan takut, percaya saja!
For we walk by faith, not by sight 🙂

Happy sunday. God bless you 🙂
See you again

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s