Kesempatan berikutnya

1


Kepergian kak eirene menyadarkan gua akan banyak hal. Selama gua kuliah di Jakarta, gua gak pernah ketemu sama dia. Sekarang dia sudah pergi dan gua sadar bahwa kita gak bisa mengulangi momen. Pakailah kesempatan sebaik mungkin untuk bisa bertemu dengan kerabat kita, karena kita gak pernah tahu kapan kita atau mereka akan pergi. Mungkin, ke depannya gua akan berusaha untuk bisa keep in touch dan menjadi pendengar atau bercerita banyak hal dengan orang-orang yang gua sayangi. Gua menyesal selama tingkat akhir kuliah gak pernah ketemu kak eirene. Kami sama-sama kuliah di jurusan Statistika. Hanya saya dia di UNPAD dan setahun di atas gua. Di tahun terakhir gua kuliah, dia kerja di salah satu Bank swasta di Jakarta.

Kak eirene pergi saat usianya masih sangat muda, 24 tahun karena kecelakaan mobil. Sampai sekarang, gua gak bisa mengendarai kendaraan apapun. Seperti ada rasa trauma sedikit.

Kepergiannya menyadarkan gua lagi bahwa kita bisa saja dipanggil Tuhan kapan saja. Sesehat apapun, semuda apapun umur kita, kita gak pernah tahu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s