Lebih dari terima kasih

where would I be? 

If not for Your Grace that rescued me

My life surrendered

To worship you 

Itu adalah lirik lagu dari JPCC Worship yang sedang benar-benar gua nikmati.

Banyak hal yang gua syukuri dengan kepulangan gua ke Jakarta sewaktu libur lebaran kemarin:

1. Gua bisa jalan-jalan senang bareng keluarga

2. Bisa deket lagi sama adik-adik sepupu gua

3. Perasaan kesal gua akan pikunnya opung doli gua berubah menjadi perasaan sayang. Di tengah memori nya yang sudah hilang,  pernah suatu malam giliran gua yang jaga dia,  dia nyanyi lagu rohani “tiap langkahku diatur oleh Tuhan” Gua percaya kalo dia juga gak pengen begitu tapi mendengar dia nyanyi,  gua jadi kasihan dan sayang sama dia.  Gak sia-sia nasehat kak Ester untuk gua pulang aja daripada gua datang kalo dia udah dipanggil Tuhan. Gak ada gunanya…

4. Gua bener-bener menikmati waktu liburan gua dan pergi ke banyak tempat menyenangkan

Banyak hal yang mau gua ceritakan tapi gua bahkan ga sanggup untuk mengetiknya..  Terima kasih Tuhan sudah menjawab doa-doaku :))

Advertisements

Finally i answer!

Buat gua secara pribadi, mendoakan seseorang untuk jadi atau tidak jadi pacar gua adalah cara termanis sayang sama orang. Ini kayak officially orang itu minta sama Tuhan. Dan gua bersyukur banget karena permintaan dan keputusan gua untuk meminta didoakan dulu dengan seseorang diterima dengan baik walau sejujurnya dia mengaku bahwa dia kurang suka karena dia pengen gua jawab langsung saat itu juga.

Akhirnya gua jawab pertanyaan dia tadi malam via telepon. Hahahaha gua deg-degan.. gua bilanglah ke dia kalo “Ya, aku mau…” (Jadi pacar abang wkwkwk :v ) Official deh ya aku jadi pacarnya…

Aku jujur tentang apa yang kurasakan semuanya. Dan penilaianku terhadapnya. Harapanku untuk kami bisa saling jadi orang yang lebih baik melalui hubungan ini.

Cuma dia cerita jugalah proses kenapa dia tertarik sama gua. Dan bagaimana dia susah tidur beberapa hari ini karena dia pikir gua jawab No.

Dia cerita juga apa yang dia suka dari gua dan salah satu yang paling gua ingat karena “kayaknya adek dekat sama Tuhan ya…”

Percayalah gua manusia berdosa, tapi cara dia menilai gua dari sisi itu membuat gua percaya dia emang cowok baik yang takut akan Tuhanlah. Sebelum dia confess his feelings bulan april lalu, dia berdoa sih ya Tuhan kalo jadi ya syukur, terima kasih, dan kalo gak juga ya tidak papa.

Meski dia ngaku gak holy, gua selalu bilang kalo emang ga ada yang holy di dunia ini. Tapi selama kita masih mau terus bertumbuh dalam kerohanian,why not?

Gua ungkapkan kalo ga masalah punya pacar satu instansi (sebelumnya gua menghindari ups wkwkwk :v ), gua mau jadi pacarnya bukan karena paksaan, ya itu sih.

Gua jadi merasa bersalah membuat abangnya mikir gua jawab No! Bener-bener merasa bersalah.

Dan dia akhirnya bilang kalo penantian abang worthy dan terima kasih ya mau jawab sekarang.

Akhirnya gua gak menggantungkan perasaan orang. Ya, itu sih ya. Gua sama dia sama-sama manusia yang gak sempurna, kita saling punya kekurangan satu sama lain, tapi gua selalu berdoa supaya kami bisa saling mengasihi dengan kasih dari Tuhan.

Gua mengakui lah di sini gua sayang sama abang itu. Begitu ya.

Mungkin gua agak cuek, kurang berekspresi, ada gengsiannya juga, tapi itulah yang bisa gua utarakan. Gua melihat dia orang yang seiman, baik, sama sukunya dengan gua (harapan gua sih gitu), sabar, care. So, why not untuk mulai menjalin hubungan pacaran sama dia??

Meski pada awalnya di tahun ini gua gak berniat punya pacar sih, to be honest. Karena gua belum ketemu yang cocok, jadi gua sampe pada tahap capek dan ya ga bikin itu jadi sebuah prioritas gitu. Hehehe

Well, itulah perasaan gua.

I’m officially in relationship with him 🙂

Gua akan belajar mengasihi dia dengan baik dan benar di dalam Tuhan karena gua tahu dia berharga di mata Tuhan 😉


Gua selalu ingat ungkapan ini:

“Taruhlah hatimu jauh di dalam hati Tuhan, agar bila ada seseorang yang ingin mendapatkan hatimu, dia harus tenggelam dalam hati Tuhan.”

Gua senang karena didoakan kencang sama dia menjelang gua jawab ini. Dia sih ngakunya gitu wkwk. But, i trust he did it.

Tuhan Yesus, untuk segala perjalanan percintaan saya yang gagal, tidak berhasil, dan berhasil. I thank God every moment i remember these. Semuanya mendatangkan kebaikan. Tuhan kasih orang yang baik di waktu dan kesempatan yang baik.

Kalo mungkin diantara readers, ada yang merasa bahwa rasanya untuk ketemu orang yang tepat itu ga ada lagi deh.. Hey, gua mau bilang. Doakan aja sama Tuhan, minta apa yang kamu mau, kriterianya (tapi jangan mengawang-ngawang), dan dia pasti kasih sesuai yang kamu harapkan. janjinya setia dan Amin. Tinggal kita persiapkan diri jadi anakNya yang baik aja ntar anakNya yang baik lainnya catch you hehe

Coba deh baca Yohanes 15:7 di Alkitab kamu. Itu yang bikin gua ga takut soal masalah percintaan, dll. Walau beberapa waktu lalu, gua single. Gua percaya aja Tuhan kasih cowok baik-baik yang takut akan Tuhan and He did it 🙂

Once again, terima kasih Tuhan menjawab doaku, menjawab doanya juga 🙂

Gua gak tahu lagi harus bilang apa.. I’m so happy 🙂

Jawaban Doa

Hai readers… Jadi, hari ini gua lagi penat banget sama kerjaan kantor. Maaf ya gua nge-blog…

Okay, here we go…

Kita seringkali berdoa pada Tuhan akan banyak harapan, keinginan, cita-cita, dan impian yang mungkin sudah lama kita nanti-nantikan, tapi kira-kira bagaimana ya jawaban Tuhan?

  1. NO (Ia akan memberi sesuatu yang lain dan yang lebih baik)
  2. WAIT (Ia akan memberi yang terbaik pada waktuNya)
  3. YES (Ia memberi apa yang kita inginkan)

Okay, cuma mau sharing aja sih sebenernya… Selama perjalanan hidup gua, dari segi sekolah, percintaan, cita-cita, rencana hidup, seringkali jawaban Tuhan buat gua itu NO. Mungkin ada yang gak cocok dan kurang baik jika gua jalani ke depannya. Dari mulai gua gagal masuk SMA Favorit di kota gua, gagal masuk ITB, ga lolos penempatan ke NTT, dan beberapa hal lain yang gua doakan sering dijawab NO sama Tuhan.

Tapi, anehnya di 2018 ini ada beberapa harapan gua yang Tuhan bilang WAIT, YES.. Ada satu yang udah kejadian yaitu cita-cita untuk mama gua bisa ke Yerusalem tahun ini. Setiap kali gua tanya tempat mana di dunia ini yang pengen dia jalani, beliau selalu jawab Yerusalem, dan Puji Tuhan sekarang beliau sedang di sana 🙂 Semua karena kasih Tuhan sehingga memberi berkat buat mama bisa pergi ke sana 🙂

Dari segi lain di kehidupan gua, ehmmm soal percintaan… Ini masih gua doakan ya 🙂 Tapi kalo gua boleh jujur, sampai saat ini sih hati gua bilang YES 🙂 hahaha entahlah kali ini gua merasa cocok dengan seseorang yang umurnya kira-kira 4 tahun lebih tua dari gua. Tapi balik lagi ya ga sesuai kriteria gua umurnya.. Soalnya gua berharap bisa ketemu sama abang-abang yang umurnya 5-8 tahun lebih tua dari gua 😀 Ya, gua masih mendoakan dia sih sampai beberapa waktu ke depan. Gua harap dia gak tau kalo gua punya blog 😀 Malu banget deh 😀 Hahaha Tapi sejauh ini, hati gua bilang YES sih. Ya, seperti cewek pada umumnya lah ya, kriteria utama gua pasti yang seiman, baik, cocok, takut akan Tuhan. Yang paling penting sih takut akan Tuhan ya.. Yang lain itu entar mengikuti gitu. Jadi, gua ngajak orang itu saling mendoakan dulu sampai bulan Juni ini. Barulah gua kasih jawaban doa gua itu apa. So far, gua menilai dia adalah cowok yang sabar.

Gua masih menantikan jawaban doa gua terkait hal itu… Gua masih menanti. Tapi, ada satu yang gua percaya, karena gua udah doakan, gua percaya banget kalo Tuhan bakal tunjukkan yang terbaik bagi gua dan bagi abang itu pastinya 🙂

Halah gua lagi bosan kerja jadi begini deh, maaf random banget 😀

 

Tetap semangat kak lid..

Beberapa waktu lalu, gua perjalanan dinas ke Jayapura. Dan tahu gak? Gua sekamar sama Kak Lidya yang udah setahun lebih gak ketemu sama gua. Kakak itu menceritakan beberapa masalah hidupnya. Satu hal yang gua ingat:

Ada aja loh La, cara Tuhan kasih berkat buatku.

Itu juga yang gua rasain sih hehehe. Gua ga bisa bilang ya spesifiknya dimana. Tapi, sukacita, kasih sayang, berkat secara finansial juga. Emang tabungan gua belum banyak sih, tapi ya cukuplah. Tuhan itu baik sekali ya.

Cerita punya cerita di malam terakhir sebelum gua balik ke Waropen, kak lid minta ditemenin ke ANEKA (Banyak jual alat tulis gitu). Di seberang Fave hotel jalan dikit. Ternyata dia mau beliin anak-anak muridnya buku, sampul buku warna coklat dan sampul plastik beserta alas tulis.

What kind of beautiful heart you have kak lid..

Jadi setiap hari di Tolikara, dia nge-les anak-anak di sana dan mengajarkan kebersihan. Sungguh menginspirasi sekali. Kak lid memang orang yang total murah hatinya. Dia ga pernah tanggung-tanggung walau dia cerewet dan banyak aja acara TV yang dia comment.

Gua sampe sekarang cuma kepikiran ngeles anak-anak doang dan itu pun udah sebulan ini vacum..

Semoga ntar rutin lagi deh.

Terima kasih kak sudah menginspirasi. Kakak bagiku udah jadi saluran berkat yang luar biasa buat anak-anak di sana. Semangat ya kak. Tuhan menyertai selalu. Apa yang menjadi kerinduanmu biarlah Tuhan yang pimpin dan atur yang terbaik ya kak… senang banget ketemu lagi dan sekamar. Senang banget 🙂

I need to know

First of all, i thank God for answering some of my prayers. But, there will be a big decision to me in the future. I just wondering, is this? Is this? Is this You want? I need to fix my mind, my heart. To be honest, i think this is… But, i need to know more. I need to fix my mind.

Is it okay to go on? Or it’s a bad decision?

Is it okay to me? Can i enjoy this decision?

All of my questions can’t be answered now, i know. The only way to know is time. Time-that i don’t know when will i stop asking these questions-

In many things, i will believe in Your plans in my life. Although, i think it’s hard enough to understand Your want in my life.

Please give me the signs that “This is…” or “This is not…”

I will accept the sign with a grateful heart, i trust in You, my Lord. I trust in You. I can’t tell anybody about my problems, but It’s You who know all of things in my mind.

I need to know. I need time.

Bintang jatuh

Malam 12 April 2018

Malam ini, mati listrik jadinya gua gak bisa ngentry kan… terus gua nongkrong ke belakang kantor di depan rumah dinas bang hamdi sama pak bagus. Langit malam itu penuh bintang-bintang.

Dan wow! Pertama kalinya dalam hidupku melihat bintang jatuh.. kelihatan seperti kembang api warnanya kuning ke arah oranye. Indah sekali.

Gua pikir itu cuma ada di Film-film aja. Hahaha. Ya ampun senang banget. Spontan aja gua tiba-tiba berdoa 1 hal. Adalah pokoknya.


Gua berharap bisa lihat milky way dan aurora sama suami gua di masa depan hahaha. Itu pemandangan malam yang paling pengen gua lihat beneran. Pasti indah banget 🙂

Semoga ya one day 🙂

The answer to my prayer

Jadi, ampuni gua ya. Gua lagi kurang enak badan dan nulis ini pas jam kantor. Peace 😀


Di postingan yang udah lama, gua dah pernah cerita kan kalo gua lagi doain untuk bisa ketemu sama seorang cowok yang umurnya 5 tahun ke atas dibanding gua dan tinggal beda zona waktu 1 jam dengan gua. Akhirnya gua memutuskan untuk berhenti mendoakan dia. Hal ini gua putuskan berdasarkan cerita temen gua itu. Jadi, saat dia cerita tentang cowok itu, mereka belum terlalu kenal, sampai akhirnya mereka jadi makin kenal kayak sekarang. Ada beberapa (agak banyak) hal yang gak cocok buat gua dari hidup cowok ini. Yang membuat  gua merasa bahwa ok, it’s over. Gak mungkin gua ketemu sama dia, gua juga gak cocok sama dia kayaknya, dan ada beberapa faktor yang tidak bisa dijelaskan dalam blog ini hehehe


Ada seorang cowok yang gua ketemu pas perjalanan dinas waktu itu… Nah, setelah sekian waktu berlalu, ada temen kerja cowok itu yang nanya ke gua apa gua salam balik ke cowok itu atau gak. Dan karena gua malu dan sungkan untuk menjawab di depan umum. Gua janji ke cewek itu untuk chat dia jawabannya apa. Sejujurnya, dari pertama gua ketemu itu orang, gua doanya ya kalo dia ga baik buat saya Tuhan, jauhkanlah dan buat dia sampai 6 bulan lagi pun ga akan pernah hubungi saya. Tapi malah yang ada kebalikannya. Didekatkan walau melalui perantara 😀

Itu jawaban doa gua yang pertama.

Selanjutnya, gua berdoa biar dia hubungi gua kan… Walau setelah gua kirim salam balik ke dia, dia gak langsung hubungi gua. Gua tahu dia sibuk, dan kayaknya sih orangnya rada pendiam. Akhirnya dia hubungi gua, dan sialnya gua baru buka paginya gara-gara HP gua mati akibat mati lampu 1 harian di Waropen. Yah, so far gua enak sih ngobrolnya sama dia.

Itu jawaban doa gua yang kedua.

Selanjutnya gua berdoa supaya dia ajak gua ketemu kalo gua ke sana lagi karena gua belum pernah ngobrol langsung sama dia. Lebih enak ngobrol langsung daripada via text. Banyak yang bisa diomongin. Dan dia ajak hang out bareng kalo gua ke sana lagi ntar.

Itu jawaban doa gua yang ketiga.

Gua masih mau kenal dengan baik dan benar dulu segala kelebihan dan kekurangan dia. Jadi, gua belum bisa menyimpulkan. Hanya gua merasa cukup nyaman, dan dari testimoni 2 orang yang gua tanyakan, mereka bilang dia baik. Dan gua perlu waktu juga untuk mengerti dia, memahami dia. Jadi, gua pengen kenalan dulu.

Kalo diingat-ingat gak nyangka juga ya bisa sampe chat sekarang dari awalnya gua biasa-biasa aja dan karena gua yakin sikap jutek gua waktu itu pasti bikin orang ini gak mau hubungi gua. Tapi ternyata, dia mau hubungi gua. Masih banyak hal yang mau gua doakan terkait hal ini. Dan setelah ini, gua benar-benar percaya bahwa Tuhan itu pasti memberikan segala sesuatu yang kita doakan indah pada waktuNya yang terbaik. Jangan galau. Jangan menutup hati. Lihat aja, Tuhan menyediakan segala sesuatunya.

Thanks for answering my prayers, best Friend ever 🙂