Lady in Waiting

20170506_121935[1]

Hal-hal yang didapat dari buku Lady in Waiting.

Buku ini tidak hanya ditujukan bagi mereka yang masih lajang, tetapi juga bagi mereka yang sudah berkeluarga. Dalam buku ini, dipaparkan 10 karakter baik yang dimiliki Ruth sehingga ia menjadi wanita yang berkenan dan memuliakan Allah, yaitu:

  1. Wanita dengan Penyerahan Tanpa Ragu

“Seorang wanita tidaklah lahir sebagai seorang wanita. Ia tidak pula menjadi wanita saat ia menikahi seorang pria, mengandung seorang anak, dan mencuci pakaiannya, bahkan juga waktu ia bergabung dengan gerakan pembebasan kaum wanita. Seorang wanita menjadi seorang wanita saat ia menjadi seperti apa yang Tuhan inginkan baginya.”

-Learning to Be a Woman-

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Hati-hatilah jika kamu menghabiskan sebagian besar waktu luangmu dengan seorang teman wanita yang tidak sama-sama memiliki komitmen pada Yesus. Maka bangunlah pertemanan dengan orang-orang yang dapat membangunmu dari segi rohani juga.
  • Carilah sesuatu yang dapat merangsang pertumbuhanmu dalam Tuhan. Hal ini berarti mengutamakan Tuhan dalam segala sesuatu.
  • Jatuh cintalah pada Tuhan Yesus lebih dalam lagi setiap hari. Yang perlu direnungkan, apakah Kamu lebih banyak tahu tentang menyenangkan seorang pacar daripada menyenangkan Tuhan Yesus?
  • Ketidakpenuhan bukanlah akibat menjadi lajang, tetapi akibat tidak penuh di dalam Yesus. Hanya melalui proses penyerahan tanpa ragu kepada Yesus sajalah seorang wanita manapun dapat akhirnya mengerti bahwa di dalam Dia, ia utuh.
  • Tinggalkanlah keadaan biasa-biasa saja di belakangmu, berketetapanlah untuk mengejar Yesus dengan segenap hati, jiwa, dan pikiranmu.
  • Setiap wanita yang tidak mengerti bahwa ia utuh di dalam Yesus, maka ia rentan terhadap penyembahan berhala. Apa masih merasa belum utuh hanya karena sedang sendiri sekarang? Jadi, apa berhala di hidupmu?
  1. Wanita yang Rajin
  • Seorang wanita lajang harus rajin menggunakan waktu lajangnya dengan bijaksana.
  • Daripada tinggal di rumah mengkhawatirkan lagi satu hari Sabtu malam “tanpa kencan”, sadarilah bagaimana berharganya waktu yang telah dipercayakan kepadamu pada titik kehidupanmu saat ini. Daripada menolak begitu banyak jam-jam kesendirianmu, gunakanlah wkatu-waktu itu sebagai suatu hadiah dari Allah – satu paket yang berisi kesempatan-kesempatan untuk melayaniNya.
  • Kehidupan itu memuaskan hanya jika Anda dengan rajin melayani Tuhan, apa pun keadaanmu.
  • Carilah seorang partner doa yang dapat saling memperhatikan denganmu.
  • Semangati orang-orang sekitarmu dengan kata-kata yang menyegarkan dan menguatkan, doakan mereka. Rutin!
  1. Wanita yang Beriman
  • Yesus dapat membawa pasangan hidupmu kepadamu, di mana pun kamu tinggal.
  1. Wanita yang Penuh Kebajikan
  • Janganlah memandang semua pencobaan karena status lajang itu sebagai butiran pasir yang membuat iritasi dan harus sesegera mungkin dibuang. Sadarilah bahwa Allah membiarkan mereka di sana untuk menciptakan sesuatu yang indah di dalammu.
  • Jika Kamu menarik pria semata-mata dengan penampilanmu, maka Kamu menghadapi masalah, karena penampilan tidaklah kekal. Jadi, bagaimana rupamu di bagian dalam jauh lebih penting daripada bagaimana rupamu di bagian luar.
  • Jika Kamu perhatikan dalam Amsal 31:10-31, Kamu akan melihat gambaran Allah mengenai seorang wanita cantik. Ada 20 ayat yang menggambarkannya dan hanya satu ayat yang menyebut penampilan luarnya. Jadi, kembangkanlah kualitas yang Allah gambarkan sebagai cantik, seperti: bijaksana, baik hati, dan saleh.
  • Iri seringkali merupakan akibat dari membandingkan diri sendiri dengan orang lain atau akibat dari membandingkan diri sendiri dengan orang lain atau akibat dari hati yang tidak tahu berterimakasih.
  • Untuk dipenuhi oleh Roh Kudus, Kamu harus menjadi kosong akan dirimu sendiri dan dipenuhi oleh Allah. Kamu memberi Roh Kudus kendali penuh dan total atas hidupmu.
  • Mungkin, Kamu memiliki dosa-dosa yang harus segera dituntaskan. Akuilah semua dosa itu dan mintalah Roh Allah mengendalikanmu untuk tidak melakukan hal-hal itu lagi. Mintalah seorang teman yang saleh untuk berdoa bagimu untuk menghilangkan hal-hal itu.
  1. Wanita yang Penuh Pengabdian
  • Banyak wanita masa kini yang mengabdi, tepat sekali! Mereka mengabdikan diri mereka sendiri untuk mengembangkan sebuah hubungan cinta, tetapi tidak dengan Tuhan. Mereka secara salah mencari kasih dalam rasa dan janji-janji. Pengabdian mereka tidak teralihkan kepada Yesus Kristus.
  • Dosa itu lebih memuakkan bagi Allah daripada nafas berbau bawang terhadap seorang kekasih hati.
  • Untuk dapat bertumbuh dalam pengetahuan akan Allah, Kamu harus mencari Allah yang benar.
  • Carilah Dia karena siapa Dia, dan bukan sekedar karena apa yang dapat Dia lakukan bagi Kamu.
  • Jika Kamu ingin mengenal Tuhan, Kamu harus mencari Dia tidak hanya dengan sepenuh hati yang bersih dan murni, tetapi dengan hati yang mendengarkan.
  • Keadaan lajang meletakkan Kamu dalam posisi yang menguntungkan karena, hampir pasti, Kamu mempunyai lebih banyak waktu untuk mencari Allah sekarang daripada di waktu-waktu mendatang jika Kamu menikah.
  • Jika kamu sekarang adalah Wanita dalam Penantian dan telah menggunakan masa lajangmu untuk mengembangkan kehidupan ibadahmu, Kamu sudah memiliki sumber daya yang membuatmu dapat bersekutu dengan Allah selama hari-hari yang paling kacau.
  • Bacalah Mazmur setiap hari dalam waktu teduhmu, dan jawab ketiga pertanyaan berikut ini, yaitu: Apakah yang dikatakan bagian Alkitab ini tentang saya?; Apakah yang dikatakan bagian Alkitab ini tentang Tuhan?; dan Bagaimanakah ini dapat diterapkan oleh saya?
  1. Wanita yang Murni
  • Allah rindu kamu sebagai wanita untuk menyerahkan “hadiah kamu” pada seorang kekasih yang berkomitmen (dalam pernikahan), yang membahagiakan, menjaga dan melindungimu. Allah ingin Kamu dan hadiah Kamu pada pria ini diperlakukan sebagai sesuatu yang berharga dan membahagiakan, dan ditundukkan serta ditaklukkan.
  • Jika Allah tahu bahwa pria yang Kamu pikir Kamu cintai itu tidak dapat menjaga hatimu, maka Ia tidak mau Kamu memberikan bagian manapun dari dirimu kepadanya.
  • Ingatlah, setan senang membuatmu sedih dan lelah, membuatmu merasa tak berharga, dan dengan demikian membuatmu tidak mampu memuliakan Allah atau berdiri di hadapan orang lain.
  • Seorang wanita yang baik rindu dikenal sebagaimana apa adanya ia sebagai wanita, bukan sekedar tubuh fisiknya saja.
  • Tidak adanya penguasaan diri sebelum menikah adalah percabulan. Tidak adanya penguasaan diri setelah menikah adalah perzinahan.
  • Seseorang akan merasakan kesakitan rohani yang akut dan keterpisahan dari Allah waktu terlibat dalam seks di luar pernikahan.
  • Jangan biarkan hatimu terlalu mudah diserahkan. Jika seorang pria berkata I love you, Kamu tidak perlu mengulangi frase itu. Karena kata-kata itu bisa menjebak secara emosi dan membawamu pada hal fisik. Kasih sejati memerlukan waktu untuk berkembang dan bertumbuh tanpa ketiga kata itu.
  • Ini cukup radikal, tapi simpanlah ciumanmu untuk suami masa depanmu!
  • Mungkin, ada beberapa hal yang dapat dijadikan standar untuk menghindari hubungan yang tidak benar, seperti: hanya akan berkencan dengan pria Kristen yang bertumbuh, berkonsentrasi pada persahabatan-bukan kisah cinta, tidak menghabiskan waktu berduaan sendirian di rumah atau tempat sepi/gelap/tidak dapat diakses, tidak akan dengan bebas memberikan ciuman dan pelukan, dan tidak berbaring di sebelah seorang pria.
  • Seorang pria yang saleh tidak akan menekan wanita secara verbal, tetapi akan mengasihi dia dengan pernyataan kasihnya dan mengantarnya pulang sebelum mereka harus menyesal karena melanggar kemurnian mereka.
  • Kamu harus mengampuni dan melupakan dosa-dosa mereka yang telah berdosa terhadapmu. Kamu tidak akan terbebas dari rasa sakit jika Kamu menyimpan kepahitan.
  1. Wanita yang Memiliki Rasa Aman
  • Hanya Allah yang dapat menyediakan rasa aman.
  • Rasa tidak aman menyebabkan Kamu bergantung pada suatu hubungan.
  • Ikutilah rencana Tuhan dalam hidupmu, bukan rencanamu.
  1. Wanita yang Puas
  • Jangan lari dalam mendahului Tuhan dalam hubungan cintamu
  1. Wanita yang Penuh Keyakinan
  • Hindarilah seorang bodoh. Seorang bodoh adalah seorang pria yang penampilan luarnya adalah suatu tampak luar. Lihatlah kualitas ini dalam dirinya: seorang Kristen yang dikendalikan Roh Kudus, Yesus nomor satu dalam hidupnya dan bukan sekedar hiasan, bergantung penuh pada Yesus, berpikiran pada pelayanan dimana pun dan kapan pun ia berada, seorang motivator yang punya visi dan peduli pada jiwa yang tersesat, punya roh yang peka terhadap kebutuhan-kebutuhan orang lain, mengerti tanggung jawab luar biasa sebagai seorang suami pada istrinya, cukup rendah hati untuk dimuridkan dan mampu memuridkan orang lain, pria yang berdoa (ia tahu kunci keberhasilan adalah waktu pribadinya dengan Allah), dan seorang pria keluarga (ia rindu memiliki anak-anak dan membesarkan mereka dengan sepatutnya bagi kemuliaan Allah).
  • Setiap pasangan yang tidak percaya awalnya muncul sebagai seorang tidak percaya dalam kencan pertama. Hindarilah berkencan dengan seorang tidak percaya.
  • Kamu perlu menyerahkan keinginan-keinginan Kamu pada Tuhan.
  • Kesalahan yang paling umum yang dibuat oleh seorang pasangan dalam pernikahan adalah menikahi seseorang yang ingin mereka ubah. Hampir mustahil mengubah seseorang!
  • Ada beberapa ciri pria yang memiliki prospek, yaitu: menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan diri sendiri, bersukacita dalam hubungannya dengan Kristus, menjaga hubungan sebagaimana sepatutnya, tidak mau melompat mendahului waktu Tuhan, berusaha untuk memenuhi kebutuhan praktis orang lain, membela yang benar (It reminds me to ‘Pak Ahok’), menyelesaikan tanggung jawab-tanggung jawab yang Tuhan berikan, mengerti pentingnya perasaan dan emosi, dan lari dari pencobaan untuk berkompromi.
  1. Wanita yang Sabar
  • Menantilah dengan sabar dan dengan berjaya menangkanlah masa depan yang Bapamu rencanakan bagimu.
  • Seorang pria yang mati secara rohani tidak akan pernah bisa mengenal bagian rohanimu yang paling intim, yaitu hatimu.
  • Menantilah dengan sabar, mungkin Kamu memberi waktu kepada Allah untuk mempersiapkan, bukan dirimu, tetapi kekasihmu. Biarkanlah Bapa Surgawimu melengkapi pekerjaan-Nya saat pria lajangmu tidak terganggu. Masalah-masalah dalam kehidupan seseorang yang diselesaikan pada saat lajang, membatasi stres dan kesulitan yang tidak perlu pada pernikahan nantinya.
  • Pernikahan itu baik tetapi jangan tertipu dan salah mengira bahwa itu adalah surga.

Setelah membaca buku ini, ada beberapa hal yang berubah dari doa saya. Sekarang, saya mulai berdoa untuk menjadi orang yang tepat buat suami saya kelak. Selama ini saya punya list sama Tuhan yang banyak tanpa berpikir apa saya cukup layak? Saya ingin menjadi seorang wanita yang ‘penuh’. Tambahan doa saya adalah supaya saya dan suami saya kelak saling menjadi pasangan yang tepat satu sama lain dan juga sudah ‘penuh’. Hanya Yesus yang bisa memenuhkan hidup kita, bukan pasangan kita. Kebahagiaan sejati hanya ada padaNya. Perspektif saya dalam hal seperti ini mulai diperbaiki. Dan saya percaya suatu saat kelak saya akan menjadi penolong yang tepat untuk pemimpin saya yang tepat 🙂

Advertisements

Thanks pung!

Hello readers all over the world. Beberapa waktu lalu, saya membaca buku, ehm ehm… “The Sacred Search” karyanya Gary Thomas.
Mau tahu isi bukunya apa? Ya ya silakan baca sendiri ya 😀

Ada sebuah bab dalam buku ini yang memberikan pertanyaan, “Gambarkan kakek dan nenek yang ideal bagi anak-anak Anda di masa depan.”

It reminds me to my grandfa and grandma. Especially my grandma. She always pray for me and give many verses to build my spirit. One of them is Ephesians 3:20 before going to Papua. They are like my parents-to be honest… Almost every month when studying at STIS, i visited them. They taught me to be better girl than before. She shared her experiences in life. Oh ya, she often asks me for singing songs-that she forgot. She taught me more about Bible. I feel grateful to have them in my life.

I want have grandfa and grandma to my children in the future who can be like them. Always pray for their grandchildren by mentioning our name one by one.

Thanks so much pung. I will send photos of papua soon for you two 🙂

Resume Buku Mutiara Bagi Raja

Judul      : Mutiara Bagi Raja

Penulis   : Hanna Carol

Capture

Hai viewers! Harusnya hari ini saya pergi jalan bareng temen, tapi karena lagi musim hujan di sini, jadi mungkin tracknya licin, jadinya ga jadi, dan saya sendirian deh di rumah sekarang. So, it’s time for writing this resume! No, mungkin lebih tepatnya adalah hal-hal yang saya dapatkan dari buku ini. Seperti yang sudah saya janjikan semalam.

So, gimana pagi kalian hari ini? Hari ini adalah hari liburan terpagi saya mandi, karena tadinya saya pikir bakalan jadi pergi, taunya kagak 😀 Oke, tanpa berlama-lama lagi, check this out..

  • Prakata

Saya suka banget sama buku ini, sampai-sampai kata-kata di Prakatanya juga di-stabilo-in 😀

-Buku ini diberi judul “Mutiara Bagi Raja” oleh penulisnya karena menurutnya kehidupan kita adalah seperti layaknya tiram mutiara. Kita tidak bisa mencegah hal-hal yang tidak nyaman terjadi, akan tetapi kita bisa meresponinya dengan benar. Kita dapat merubah hal-hal yang tidak baik menjadi sesuatu yang mendatangkan keindahan di dalam hidup kita. Mungkin prosesnya akan menyakitkan dan memakan waktu yang lama, tetapi percayalah bahwa apa yang kita lakukan tidak akan sia-sia.

Kita gak bisa mencegah sakit penyakit sesehat apapun gaya hidup kita, kita gak bisa mengontrol segala sesuatu. Kita  bisa patah hati juga.

  • Penulis percaya bahwa apapun yang kita lalui, hidup kita selayaknya menghasilkan mutiara-mutiara yang indah. Sedemikian indahnya, sehingga layak untuk menghiasi mahkota seorang raja.
  1. Puteri Katak Ungu

-Banyak orang yang gagal mengenali dan mengakui semua potensi serta kekayaan yang mereka miliki karena pandangan mereka selalu tertuju kepada orang lain dan apa yang mereka miliki

-Banyak orang yang berlayar mengarungi kehidupan tanpa menggenggam kepemilikan atas bahtera kehidupannya sendiri.

Siapa kita?

-Kita membangun diri bukan untuk memasang sebuah standar perilaku, tetapi kita melakukannya untuk kebaikan diri kita sendiri.

-Keberadaan kita tidak didasari oleh pengakuan ataupun penerimaan orang lain. Kita tidak hidup untuk menyenangkan semua orang. Biasanya apa yang kita pikir orang lain nilai mengenai diri kita adalah cerminan dari bagaimana kita menilai diri kita sendiri.

Saya setuju, karena sebaik apapun sikap kita, pasti akan ada orang yang tidak suka pada kita. Itu kenyataan.

-Sebenarnya apa yang orang lain pikirkan bukanlah urusan kita. Kita tidak dapat mengontrol pikiran orang lain. Sudut pandang ditentukan oleh dari sisi mana mereka melihat kita.

-Setiap manusia pasti berubah. Siapa kita sekarang tentunya berbeda dengan siapa kita 5 tahun yang lalu, dan siapa kita 5 tahun mendatang pastinya tidak akan sama dengan siapa kita hari ini.

Saya waktu SMA dengan saya sekarang sangat berbeda dari segi sikap ya, menurut saya begitu. Temen saya pasti ngerti. 😀

-Tidak ada pribadi yang mengenal kita lebih baik daripada Tuhan, bahkan diri kita sendiri.

Kadang kita pikir A lebih baik, tapi Tuhan maunya B. Dia tahu yang lebih baik. Dari SD, saya pengen banget untuk bisa lulus di ITB. Akhirnya pas SNMPTN, baik undangan maupun tulis, saya gak lulus ke sana. Bahkan sampai awal tingkat 3 saya masih terus bertanya (read: kurang ikhlas) pada Tuhan, “Mengapa saya harus kuliah di Jakarta (read: kota macet, gak sesejuk bandung), Kota yang sebenarnya tidak saya rindukan untuk jadi tempat kuliah?” Dan akhirnya saya sadar dengan 1 jawaban pasti. Tuhan mau saya bertumbuh di JPCC. 🙂 Saya Kristen dari lahir, tapi saya benar-benar kenal Tuhan Yesus sewaktu kuliah ini. Dan segala perkerjaan ajaibNya dalam hidup saya. Gak bakal ada sosok yang sebegitu sayang pada saya seperti Dia.

Ada 1 ayat yang saya suka Mazmur 139:14

“Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.”

Kita adalah Putri..

Ada 3 hal yang menandai kehidupan seorang putri raja:

-Live.. Hidup

* Engkau adalah apa yang kau makan.  Apa yang kita lihat, dengar, dan baca akan memberikan asupan ke dalam jiwa kita. Mata dan telinga adalah pintu jiwa. Jadi, kita harus bersikap selektif dalam memilih apa yang kita baca, tonton, dan dengarkan. Semua yang kita terima melalui mata dan telinga akan mempengaruhi apa yang kita pikirkan dan rasakan.

* “Pakaian” yang harus kita pakai adalah kasih, kebaikan, dan kerendahan-hati, belas kasihan, kemurahan, dan kesabaran.

* Kita harus ramah pada semua orang dan siap untuk menolong siapa saja yang membutuhkan pertolongan kita. Tetapi ketika kita harus memilih teman, apalagi teman karib, ada beberapa hal yang sebaiknya menjadi pertimbangan. Bertemanlah dengan orang-orang yang menunjukkan kasih, setia pada saat engkau mengalami kesukaran, dan yang mendatangkan kebaikan di dalam hidupmu.

Terimakasih buat orang-orang yang selalu ada buat saya saat saya mengalami kesukaran. Makasih mama (The best mother ever in this universe i’ve ever had), abang, kak intan, kak cory, shalom, opung, tulang-tulang (yang senantiasa mengantar saya berobat dulu), alm.Bapak-dia pasti senang karena anak perempuannya sudah mulai dewasa-, hotna, sarshe, tetty, indah, eny (sharingmu yang inspire aku banget) kak mega, kak anov, kak indah, kak sherly, kak anes juga terimakasih, kak ricky, kak shanty, kak yenty (kekuatannya yang luar biasa), tante manda (kemurahan hatinya), kak deny, kak mike, kak nuan, kak meyer, kak nisa, kak mawar, kak ucup, novi, kak lidya (murah hatinya ini orang), dan semuanya orang-orang yang menginspirasi hidup saya, yang membuat saya tertawa konyol, Terimakasih.

Ada temen saya yang pernah bilang saya itu cewek kuat, well saya terinsiprasi sama seseorang yang saya kenal, tapi dia gak kenal sama saya 😀 Jadi, dia itu selalu kuliah seperti biasa di tengah sakit dia yang jauh lebih parah daripada saya, kanker (sambil kuliah, sambil kemo, tugas papernya bahkan dia kerjakan dibantu teman-temannya, dia bahkan belajar dengan teman-temannya untuk mengejar ketertinggalan pelajaran, dia tetap semangat), dia tetep kuat dan bahagia, masa saya kalah sih. Jadi saya bukan cewek sekuat itu. Masih ada jutaan orang di luar sana yang kuat menghadapi penyakit yang lebih parah, merawat suaminya yang sakit dan tidak bisa apa-apa bertahun-tahun. Kekuatan yang saya dapat dari Tuhan, dan apa yang saya alami tidak ada apa-apanya.

* Kita hanya akan menarik orang-orang yang “serupa” dengan kita.

* Kita bertanggung jawab atas kehidupan kita masing-masing. Jadi, jangan pernah menyalahkan orang lain, keadaan, nasib, atau bahkan Tuhan atas apa yang terjadi di dalam hidup kita sendiri.

-Laughter.. Tertawa

*Semua manusia diberikan 24 jam dalam satu hari. Tidak ada yang mendapat kurang atau lebih. Yang membedakan adalah bagaimana setiap pribadi menjalani 24 jam tersebut, dan bagaimana ia menyambut 24 jam selanjutnya.

*Janji Allah merupakan landasan yang kokoh tempat kita membangun harapan kita

Bilangan 23:19

“Allah bukanlah manusia sehingga Ia berdusta, bukan manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?”

-Love.. Kasih

*Kita tidak dapat mengasihi tanpa memberi. Sebaliknya, sebuah pemberian dapat dilakukan tanpa kasih yang menyertainya.

*Dunia kita adalah orang-orang yang ada dalam hidup kita; mereka ada di sekitar kita, dari yang terdekat sampai yang terjauh, dari yang tersayang sampai kasir loket parkir yang kita temui setiap hari.

Jadilah Putri yang sejati

Apakah ketika dunia melihat kehidupan kita, apakah mereka melihat refleksi dari Bapa kita di Surga? Ketika mereka melihat kita, apa yang mereka lihat? Apakah mereka melihat hal-hal yang membuat mereka mendekat kepada kita? Apakah mereka melihat kebaikan, kemurahan hati, kesabaran, kasih, damai, sukacita? Atau sebaliknya mereka melihat hal-hal lain yang malah membuat mereka berpaling?

Kita adalah putri-putri Allah, bukan ratu kecantikan.

Kita tidak hidup untuk membuat orang lain terpukau,

tetapi untuk menginspirasi mereka.

Karena hidup ini bukanlah sebuah persaingan,

melainkan sebuah penyelesaian mandat.

Sama seperti Tuhan Yesus, kita tidak hidup untuk diri kita sendiri.

melainkan untuk orang lain,

untuk menyatakan terang dan kasih Allah ke dunia ini.

Jadi berjalanlah dengan kekuatan dan kehormatan.

Hiduplah dengan tujuan yang lebih mulia,

agar dunia mengenal Bapa kita.

Kita mengasihi sama seperti Bapa mengasihi,

agar dunia dapat mengecap kasih-Nya.

Kita tersenyum dan tertawa akan hari depan kita,

agar dunia juga menemukan pengharapan di dalam Dia.

Sekarang kita adalah putri-putri tanpa mahkota.

Karena mahkota kebenaran kita akan dikaruniakan

oleh Bapa di surga pada saatnya kelak.

2 Timotius 4:7-8

“Aku telah mengakhiri pertandingan dengan baik, aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.”

Aku akan hidup tertawa, dan mengasihi sebagaimana layaknya seorang putri Allah. Dan bila saatnya tiba, aku akan bersuka karena Bapaku akan menganugerahi aku mahkota kebenaran yang penuh kemuliaan.


2. Janda Sarfat dan Gadis Korek Api

  • Good things come to those who wait. Better things come to those who don’t give up. And best things come to those who believe.
  • Seberapa pun pandai dan berbakatnya engkau, pasti akan ada saatnya dimana engkau menemukan dirimu tidak berdaya menghadapi suatu permasalahan. Pada kenyataannya memang demikian, apa pun yang engkau andalkan dalam hidup ini, harta, kemampuan, keluarga, bukan merupakan jaminan yang dapat kau andalkan seumur hidup. Engkau membutuhkan persediaan lain yang tidak akan pernah habis, seperti yang dialami oleh janda di Sarfat. Persediaan yang dapat kita andalkan adalah persediaan yang di-supply oleh Tuhan
  • Kata sharing atau berbagi juga memiliki pengertian bahwa orang lain juga boleh memiliki sebagian dari apa yang kita miliki atau menikmati sesuatu secara bersama-sama. kita menceritakan tentang Yesus kepada orang lain agar mereka juga menikmati keselamatan yang kita peroleh; we share about Jesus to others. Jika kita mulai share (berbagi) dengan orang lain berarti kita sedang switch (mengalihkan) persediaan yang kita miliki dengan persediaan yang di-supply oleh Tuhan. Pada saat kita meluangkan waktu untuk mendengarkan orang lain sementara kita sendiri juga sedang menghadapi masalah yang tak kalah peliknya, maka kita sedang membagi waktu yang kita miliki tidak hanya untuk menyelesaikan urusan diri sendiri.
  • Apabila pengharapan kita hanya berdasarkan apa yang ada di genggaman kita, maka besar kemungkinan kita juga akan mengalami seperti apa yang dialami gadis kecil penjual korek api dalam dongeng H.C.Andersen. Kita akan kehabisan pengharapan. Akan tetapi apabila kita menaruh pengharapan kita kepada Tuhan, sumber segala pengharapan, maka penulis percaya bahwa kita akan menemukan pengharapan yang baru walaupun apa yang ada di genggaman kita sudah habis.

3. Tinker Bell

  • Penulis belajar dari Tinker Bell untuk memiliki sikap positif dan bersinar kapan pun dan di mana pun kita berada. Ada banyak hal yang dapat merusak hari yang sudah kita rancang untuk menjadi sempurna dan indah. Tetapi penulis belajar bahwa keindahan dan kesempurnaan suatu hari tidak ditentukan oleh apa pun yang terjadi, tetapi ditentukan oleh hati kita sendiri.
  • Penulis belajar bahwa tempat terbaik tidak selalu di tempat pertama, tapi tempat yang terbaik adalah di mana kita dapat memberikan yang terbaik dari diri kita. Jadilah yang terbaik dan berikanlah yang terbaik, sebiak yang engkau mampu berikan, dan engkaulah sang juara.

Ehm, saya jadi ingat, saya tertegur sekali dengan statement di atas. Saya seringkali tidak melakukan yang terbaik dalam hidup saya. Tugas kuliah saya selesaikan, namun asal-asalan dan tidak sepenuh hati. 😦

  • Tinker Bell mengajarkan penulis untuk memiliki hati yang besar dan bersukacita dalam kebahagiaan orang lain.

Beberapa waktu lalu, saya menonton serial komedi Amerika di TV, dan di situ ada 2 orang wanita yang mengintip ke dalam sebuah restoran dimana ada sepasang kekasih sedang nge-date. Ternyata seorang diantara kedua wanita tersebut adalah mantan pacarnya. Dan wanita itu berkata pada temannya yang kira-kira kalau di bahasa seperti  ini, “Aku tidak tahan melihat ini semua.” Lalu sahut temannya, “Bukankah kau yang berkata bahwa kalian lebih cocok menjadi teman? Bukankah kau bahagia jika temanmu bahagia?. Lalu jawab wanita itu, “Ya, aku ingin dia bahagia, namun tidak secepat itu.” Guys, jangan gitu ya… Ehm, saya gak akan cerita banyak, tapi membayangkan diri menjadi wanita itu rasanya saya juga pasti pedih hati, namun saya akan berbahagia jika teman-teman yang saya sayangi menemukan orang yang tepat dalam hidupnya dan berbahagia, saya harus berbesar hati, sekalipun mungkin wanita dalam serial komedi itu belum menemukan pengganti dan bisa move on 100%. Karena berbesar hati dan berbahagia atas kebahagiaan orang lain itu menurut saya adalah sikap gentle yang harus kita tanamkan di hati kita semua.

Kebahagiaan bukanlah hal yang langka ketika kita berhasil menemukannya di dalam kebahagiaan orang lain juga…

  • Setiap manusia mempunyai keinginan untuk memenuhi tujuan Allah dalam hidupnya. Tapi tahukah engkau bahwa waktu yang terbaik untuk memenuhi tujuan Allah adalah saat ini, detik ini? Dan tempat terbaik untuk melakukannya adalah di mana pun engkau berada saat ini.
  • Allah telah menginvestasikan banyak potensi dan harta di dalam dirimu. Yang harus engkau lakukan adalah menemukannya. dan kemudian engkau akan bersinar indah. Bagaimana cara menemukan itu?

a. Berikaplah positif terhadap kondisi hidupmu.

Sudut pandang yang positif akan melihat suatu masalah sebagai tantangan yang perlu dihadapi sebagai sebuah kesempatan untuk menjadikan kita orang yang lebih baik ketika kita mencoba untuk menaklukkannya. Sudut pandang yang positif percaya bahwa setiap tantangan yang kita coba taklukan akan membuahkan ketekunan, ketangguhan, dan kreativitas yang kita butuhkan untuk meraih keberhasilan.

Kita dapat membiarkan situasi dan kondisi untuk menghalangi bahkan menghentikan kita, atau kitalah yang menerobos semua batasan tersebut dan menemukan apa yang tersedia bagi kita di balik semua rintangan tersebut.

b. Jadilah tersedia bagi orang lain

Bersedia mendengarkan mereka, dan lain-lain.

c. Miliki tujuan untuk melakukan hal-hal yang baik untuk orang-orang yang ada di sekitarmu.

Jadikan kebaikan sebagai benih yang tersedia di dalam genggaman tangan kita dan siap untuk ditaburkan setiap ada kesempatan.

Menurut saya, cobalah berikan sesuatu tanpa alasan pada orang-orang

d. Miliki tekad untuk selalu mengeluarkan usaha dan sikap terbaik dalam segala keadaan.

Lakukanlah segala sesuatunya seakan-akan ini adalah satu-satunya kesempatan untuk memberikan yang terbaik dan tidak akan ada kesempatan kedua untuk memperbaikinya. Berikanlah totalitas dalam setiap hal yang kita lakukan baik ada yang melihat maupun tidak, baik ada yang menilai dan memuji ataupun tak ada yang peduli

Mungkin hidupmu tidak seindah kehidupan di dalam dongeng. Mungkin engkau bukan putri yang mengenakan gaun dan mahkota yang indah. Dan mungkin engkau belum menemukan pangeran impianmu. Tapi, engkau dapat bersinar dan menginspirasi duniamu pada saat engkau berhasil menemukan kekayaan dan keindahan yang telah Tuhan tempatkan di dalam hidupmu.

Dan pada saat hal itu terjadi, maka hidupmu akan lebih indah daripada dongeng. Engkau akan menjadi pribadi yang lebih mempesona daripada putri bermahkota yang bergaun indah. Dan mungkin saja engkau tidak perlu memimpikan sang pangeran karena engkaulah putri yang diimpikan oleh banyak pangeran.

Matthew 4:5 MSG

“You are blessed when you’re content with just who you are-no more, no less. That’s the moment you find yourselves proud owners of everything that can’t be bought.”


4. Di suatu hari

  • Tidak ada yang istimewa hari itu, Ribka hanya menjadi dirinya sendiri, seperti hari-hari lainnya; baik hati dan penolong. Tidak ada yang istimewa.
  • Hari saat Ester menghadap raja sangat menentukan apakah Ester akan terpilih untuk menjadi ratu yang akan mendampingi sang raja.
  • Ruth. Ia harus melakukan apa yang dapat ia lakukan untuk kelangsungan hidupnya dan mertuanya hari itu. Bagi Ruth, hari-hari adalah kerja keras dan perjuangan. Ia tidak dapat membayangkan seperti apa hari esok di tanah yang asing baginya tersebut.

Ribka tidak tahu bahwa kebaikan hatinya membawanya bertemu dengan ishak, pria yang mencintainya. Ester berharap bahwa apa yang telah ia lakukan cukup untuk memenangkan hati raja dan kemudian memilihnya untuk menjadi pendampingnya. Ruth hanya melakukan apa yang terbaik yang bisa ia lakukan tanpa pernah menyangka bahwa hari itu ia bertemu dengan masa depannya, Boas.

  • Ribka bertemu dengan Ishak di saat ia tidak mempersiapkannya.
  • Ester bertemu dengan Raja Ahasyweros dengan segala persiapan yang terbaik.
  • Ruth bertemu dengan Boas di saat ia berpikir bahwa segalanya sudah berlalu baginya.
  • Ketahuilah bahwa di mana pun posisimu saat ini, Tuhan menyediakan hati yang baru bagimu dengan segala pengharapan dan kejutan-kejutan dari-Nya. Yang perlu engkau lakukan hanyalah menjadi dirimu sendiri dan menjalani setiap hari dengan sebaik yang dapat engkau lakukan. Jangan pernah berputus harap, karena engkau tidak akan pernah tahu kapan tiba hari yang akan merubah sejarah hidupmu.

a. Membangun hubungan-hubungan yang sehat

Semua hubungan yang kita bangun akan mempengaruhi tujuan hidup kita. Hubungan yang salah akan membawa hidup kita ke arah yang salah. Hubungan yang salah bukan hanya akan mengecohkan kita dari tujuan hidup yang Tuhan tetapkan bagi kita, tetapi juga akan membawa kita ke dalam berbagai masalah. Sebaliknya, hubungan yang benar akan membawa hidup kita ke arah yang benar. Bukan hanya itu, tetapi menjalin hubungan yang benar dengan orang-orang yang tepat akan membawa kebaikan ke dalam hidup kita.

b. Membangun diri

Like attracks like

Kita akan menarik orang-orang yang memiliki nilai-nilai yang serupa dengan kita. Jika kita ingin dikelilingi oleh orang-orang yang positif, maka kita harus terlebih dahulu menjadi orang yang positif.

Jika engkau mengharapkan seorang pendamping yang penuh perhatian dan pengertian, bangunlah dirimu terlebih dahulu menjadi seseorang yang penuh perhatian dan pengertian. Karena untuk membangun sebuah hubungan yang penuh pengertian dibutuhkan dua orang yang penuh dengan pengertian.


5. Melintas musim

Seasons may pass as beauty fades and pain goes away. But, God’s love remains the same. It never fails.

  • Mengenali musim

Kita harus mengerti dan mengenali musim kehidupan yang sedang kita jalani.

  • Mengucap syukur

Mengucap syukur dalam segala hal adalah sikap yang harus selalu kita bawa dalam melintas setiap musim yang datang di dalam kehidupan. Dalam segala hal…

Pada saat kita sulit mengucap syukur karena kita tidak menemukan satu pun alasan untuk melakukannya, ingatlah bahwa musim akan segera berganti.

Ucapan syukurmu akan mendatangkan mukjizat yang sedang engkau nanti-nantikan.

  • Bersabar

Ada masanya ketika kita harus berdiam diri dan menunggu dengan sabar. Ada saat dimana kita harus menahan diri karena sesungguhnya tidak ada lagi yang dapat kita lakukan selain menanti pertolongan dan camput tangan Tuhan.

Menunggu bukanlah suatu kegiatan yang menyenangkan. Tetapi apabila kita menyadari bahwa setiap detik penantian kita di dalam pengharapan kepada Tuhan tidak akan sia-sia dan bahwa Ia turut bekerja di dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang-orang yang mengasihi-Nya, maka penulis yakin kita akan memiliki kesabaran dan tekad untuk bertahan.

  • Jangan Iri

Melakukan apa yang harus kita lakukan pada musim yang tepat akan mendatangkan buah-buah yang baik di dalam kehidupan kita. Jika kita sibuk memperhatikan apa yang orang lain capai dan terus membanding-bandingkannya dengan keadaan kita, maka kita akan stuck di mana kita berada dan pada akhirnya kita tidak menghasilkan apa-apa.

Kita tidak akan memiliki kehidupan jika kita hidup penuh dengan iri hati.

  • Jangan menghakimi

Peka terhadap musim kehidupan yang sedang orang lain jalani akan memudahkan kita untuk mengerti dan menerima perbedaan bahkan memaklumi pergesekan yang mungkin terjadi.

Jadi, lihatlah lebih dalam, mendengarkan dengan lebih seksama, membuka hati lebih lebar kepada semua orang dan tidak menghakimi.

  • Merayakan musim

Sepatutnya kita merayakan musim yang ada di dalam hidup ini. Mungkin tidak setiap musim “pantas” untuk dirayakan, akan tetapi setidak-tidaknya kita dapat menemukan satu alasan untuk mengucap syukur atasnya dan kemudian merayakannya.

Merelakan sesuatu yang berharga untuk berlalu juga merupakan bagian dari merayakan musim.

Memiliki sikap dan pandangan positif akan menolong kita untuk selalu dapat menikmati musim kehidupan. Sikap hati dan pikiran kita memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan apakah kita akan menikmati musim kehidupan yang sedang kita jalani.

  • Menikmati kehidupan

Marilah kita melintasi musim-musim dengan merayakannya, menikmatinya, dan mengucap syukur atasnya.

Matthew 5:7

” You are blessed when you care. At the moment of being ‘care-full,’ you find yourselves cared for.


6. Menemukan Permata

We live for a cause, not for applause. Because life is a completion, not a competition.

Kita membutuhkan sikap yang tepat (right attitudes) dan perlengkapan yang tepat (right attributes) untuk dapat berhasil dalam kehidupan.

RIGHT ATTITUDES

1. Bagaimana jatuh dengan aman / How to fall safely

Kita harus siap menghadapi kegagalan yang mungkin terjadi di dalam kehidupan.

Beberapa waktu lalu ada 1 kuis terakhir sebuah mata kuliah yang diumumkan dan nilai saya paling rendah. Jujur, saya emang ga pernah belajar mata kuliah itu di rumah dan itu memang kesalahan saya. Saya harus siap dengan hasil itu, karena itulah hasil dari apa yang saya kerjakan.

Pada saat semua yang kita usahakan gagal dan semua pengharapan yang kita bangun hancur, mendaratlah di atas janji Tuhan.

2. Bagaimana bangkit dengan tegar

Bangunlah diri kita untuk memiliki hati dan semangat yang tegar dalam menghadapi kegagalan dengan mengandalkan Tuhan, karena jika kita harus mengandalkan kekuatan sendiri, mungkin kita tidak akan pernah bangkit lagi, seperti yang dialami Ayub.

Pada saat kita menghadapi masalah, jangan pernah melepaskan diri dari hubungan kita dengan Tuhan.

3. Bagaimana caranya untuk berhenti

Mencukupkan diri akan membuat kita lebih bijaksana dalam menentukan apa yang baik, apa yang penting, dan apa yang berguna di dalam hidup ini. Pengendalian diri akan memampukan kita untuk berhenti di saat yang tepat untuk menghindari malapetaka.

4. Memegang kendali

Kitalah yang memegang kendali atas hidup ini. Oleh karena itu, kita harus punya tujuan. Seperti halnya tubuh kita yang mengarah kemana pandangan kita tertuju, kadang-kadang, kita membiarkan kekuatiran dan ketakutan menyabotase arah dan tujuan hidup kita. Tanpa sadar kita dapat memusatkan perhatian dan energi kepada hal-hal yang membuat kita kuatir dan takut. Maka, kita harus belajar untuk memegang kendali atas arah hidup kita sendiri, yaitu dengan cara mengarahkan pandangan kita kepada tujuan yang Tuhan sediakan bagi kita, yaitu hari depan yang penuh harapan.

Right Attributes

Perlengkapan Rohani.

Untuk dapat menjadi pemenang dan mampu mempertahankan keberhasilan, kita mutlak memiliki kebenaran, keadilan, kerelaan, iman, keselamatan, dan Firman Tuhan di dalam kehidupan kita.

Keberhasilan yang sesungguhnya adalah pencapaian yang dapat bertahan lama bahkan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Jadi, perhatikanlah bagaimana kita hidup.


7. Gadis kecil di dalam laci

  • Tempat yang tadinya nyaman, mungkin tidak selamanya akan menjadi tempat yang nyaman bagi kita.
  • Tempat yang tadinya aman juga sewaktu-waktu dapat menjadi tempat yang tidak lagi aman bagi kita
  • Pada akhirnya,  kita semua harus bertumbuh dan menjadi lebih dewasa. Suka ataupun tidak, umur kita akan terus bertambah. Jadi, Menjadi Dewasa adalah Sebuah Keputusan.
  • Masalah dan tantangan adalah hal-hal yang menjadikan kita lebih dewasa. Demikian juga keadaan dan perubahan di dalam hidup kita akan menjadikan kita lebih matang, tentunya dengan catatan bahwa kita tidak lari daripadanya.
  • Kehidupan kita memaksa kita untuk keluar dari zona nyaman, yang perlu kita lakukan bukanlah membentuk zona nyaman yang baru, tapi mencari dan menemukan Tuhan. Ketika kita menemukan Dia, maka kita menemukan perlindungan yang sempurna. Ketika kita berlindung di bawah naunganNya, kita akan menemukan kekuatan dan kepercayaan diri untuk menghadapi dunia apa pun keadaannya. Dan ketika kita menemukan Dia, maka kita akan menemukan diri kita sendiri.

Seperti kata-kata Miki di Jin hehehe 😀

1 Korintus 10:13

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

  • Kita bukan “super hero” yang mengandalkan kekuatan kita sendiri, tetapi kita memiliki “super God” yang dapat senantiasa kita andalkan.
  • Ketika kita berhasil dalam menghadapi sebuah tantangan, kita dapat menolong orang lain untuk menghadapi tantangan yang pernah kita hadapi sebelumnya.
  • Harga diri kita tidak ditentukan oleh pengakuan orang lain
  • Kepercayaan diri bukanlah sesuatu yang kita dapatkan dari orang lain, melainkan sesuatu yang datangnya dari dalam diri kita sendiri. Sesuatu yang kita bangun dengan keberanian yang berusaha kita bangkitkan pada saat kita tidak memilikinya. Dan hanya kepercayaan diri yang kita bangun di dalam Tuhanlah yang akan menjadikan langkah kita mantap di dalam menjalani kehidupan.

8. My Daddy God

Psalms 56:3 NKJV

“Whenever I am afraid, I will trust in You.”

Mazmur 68:5

“Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus.”

Ya, bagi saya pribadi, Tuhan Yesus adalah Bapa bagi saya pribadi, karena hanya Ialah yang saya miliki sebagai sosok ayah di hidup saya semenjak usia saya hampir 9 tahun dimana saat itu, Ia memanggil bapak saya kembali padaNya. Sedih? Pasti… Kecewa, ya… Tapi, penyertaanNya sempurna dalam hidup saya.

Ialah Bapa yang kita kenal:

  • Mengasihi
  • Baik

Kita tidak perlu mengingatkan Tuhan bahwa esok pagi kita membutuhkan matahari untuk terbit. Kita tidak perlu meminta untuk bulan muncul menerangi malam yang gulita. Kita sering meremehkan hal-hal yang kita nikmati tanpa perlu meminta dan meluputkan kebaikan Tuhan yang ada di balik semuanya itu.

  • Mengampuni dan menyembuhkan

Bagi saya pribadi, diagnosa bahwa tumor saya dulu jinak adalah cara termanis Tuhan menyembuhkan saya sekalipun saya sudah merasakan penyakit itu hampir 1 tahun.

  • Mengenal aku
  • Panjang sabar, menolong, dan menghibur

Pada saat kita tidak menemukan jalan keluar, Ia selalu menuntun kita untuk menemukannya.

  • Menjaga
  • Mendengarkan aku
  • Mencukupi

Maka dari itu, kita harus bangga menjadi putri-Nya.


9. Sembilan

Marriage is a commitment to stay together even when your tea is bitter and your coffee is tasteless.

a.Mengasihi diri sendiri

  • Kita tidak bisa mengasihi orang lain ketika kita mengabaikan untuk mengasihi diri kita sendiri. Bukan menjadi seorang yang egois atau egosentris, tetapi tidak mungkin merawat orang lain pada saat diri kita sendiri dalam keadaan terluka dan terabaikan.
  • Kita hanya bisa terluka oleh orang yang dekat di hati kita
  • Kita hanya dapat  mengobati sebuah luka jika kita menyadari bahwa ada luka yang perlu diobati dan dirawat. Mengakui bahwa perasaan kita terluka bukanlah sebuah kelemahan. Tetapi membiarkan luka tersebut tetap ada atau bahkan memburuk adalah sebuah keputusan yang salah.

b.Diperlukan sauh yang kuat agar sebuah perahu tidak terbawa ombak

Ibrani 6:19a

“Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita.”

c. Memenangkan sebuah hubungan jauh lebih penting daripada memenangkan diri sendiri.

  • Di dalam sebuah hubungan, apabila kita menang sendiri maka sesungguhnya kita tidak memenangkan apa-apa. Tetapi jika kita memenangkan sebuah hubungan maka kita akan menang bersama-sama.

Sebagai pasangan, kita dapat mencoba untuk bertemu di tengah (meet in the middle) setiap kali terjadi perselisihan atau perbedaan pendapat. Caranya, berkomunikasilah dengan hati yang terbuka, kepala yang dingin, dan suasana yang tenang. Sebelum memulai pembicaraan: Pertama, Biarkan masing-masing pihak untuk menyelesaikan kalimatnya tanpa disela (apa yang dirasakan oleh masing-masing pihak adalah sah), kedua, masing-masing pihak harus berbicara dan mendengarkan pada saat lawan bicaranya mengungkapkan sesuatu (Mendengarkan bukan dengan telinga saja, tetapi juga dengan hati yang terbuka).

  • Sebagai pasangan, kita juga harus dapat melatih diri kita untuk agree to disagree (setuju dengan ketidaksetujuan).
  • Berkat Tuhan akan tercurah atas rumah tangga kita apabila kita selalu berusaha untuk hidup rukun.

d. Menyerah bukanlah sebuah pilihan

  • Alangkah menyakitkan lagi seorang suami atau istri jika pasangannya berkata bahwa ia menyesal menikah dengannya.
  • Positive thinking is not a manipulation to our brain. Berusaha untuk selalu berpikir positif akan memampukan kita untuk memiliki sikap yang positif (positive attitude). Pada saat mengalami sesuatu yang tidak menyenangkan, berusahalah untuk menunjukkan sikap yang positif dengan cara mempertahankan cara berpikir yang positif.
  • Di dalam setiap perselisihan, tidak penting siapa yang memulai dahulu. Kita tidak perlu membalas atau meneruskannya. Kita selalu dapat menghentikannya dan menjadi pihak yang mengakhirinya tanpa perlu memperpanjang perselisihan tersebut.

10. Istana Kristal

  • Pada saat memandangi kepingan-kepingan kristal yang hancur, kita diperhadapkan dengan dua pilihan; meratap ataukah membangun kembali sebuah istana kristal dari puing-puing yang ada.
  • Mungkin, kita pernah mengalami situasi kecewa karena Bapa di Surga tidak mengabulkan permintaan kita. Tetapi bisakah kita tetap membiarkan Bapa menggenggam tangan kita dan tetap taat bahkan saat Ia menuntun kita menjauh  dari apa yang kita minta? Akankah kita tetap percaya kepada karakter-Nya walaupun kita harus menangis dalam  kekecewaan?
  • Janji Tuhan cukup bagi kita dalam menemukan kembali kekuatan untuk membangun pengharapan yang sudah hancur. Bahwa Ia adalah Allah yang setia dan Ia bukan manusia yang berdusta dan tidak menepati janji-Nya.
  • Manusia dapat mengecewakan kita dan keadaan mungkin menjatuhkan pengharapan kita, tetapi Allah tidak akan pernah membiarkan kita.

Ada 3 hal yang dapat membuat kita enggan untuk mencoba membangun kembali pengharapan kita:

a. Pengalaman masa lalu

ehm, kalo saya, saya salut sama orang-orang sekitar saya yang bisa bangkit lagi dari keterpurukan setelah mengalami kegagalan dan pengalaman mereka tidak membuat mereka menyerah pada keadaan. Luar biasa!!!

b. Kenyataan saat ini

c. Pengharapan di masa mendatang

Kita tidak perlu meratapi hari kemarin yang sudah lewat, karena tidak ada yang bisa kita ubah. Yang perlu kita lakukan adalah belajar dan menjadi lebih bijaksana agar hari ini menjadi hari yang lebih baik. Jangan biarkan kegagalan hari kemarin menjadi penghalang kesuksesan hari ini. Kita dapat berdiri tegak dan tersenyum kepada hari esok karena kita tahu ada kebaikan dan pertolongan Tuhan di dalamnya.

Don’t give up. You might just be one second away from your miracle.

Hidup adalah sebuah perjalanan,

melintasi musim yang berganti.

Kita tertawa, menangis, berdoa, berharap, berdiam diri,

melangkah, berlari, dan menari.

Lewat semua suka, duka, senang, dan susah,

hidup kita akan semakin bersinar bak mutiara.

Harapanku ialah mutiaraku layak dan indah saat

kupersembahkan kelak bagi Raja-ku.

Wah, selesai juga ya… Ini buku udah saya baca 2 kali full dan ketiga kalinya sekilas untuk nulis di Blog ini. Saya sarankan sih untuk baca langsung aja bukunya atau bisa juga beli di toko buku Insight Unlimited. Semoga kita bisa nerapin ini semua di hidup kita dan mempersembahkan mutiara yang Indah untuk Tuhan saat Ia memanggil kita kelak ya.

Be the light!

Jesus bless you to the fullest!

Godspeed! 🙂 🙂 🙂

-risaiata-